Farm House Susu Lembang

Setelah selesai dengan pembinaan dan pelathan diakonia, akhirnya masing-masing pulang. Karena besok masih libur, maka sejak awal sudah direncanakan untuk melanjutkan adventur dengan mengnjungi tempat wisata. Saat ini karena di lembang kita berada, maka rencan unutk mengunjungi farm house susu di lembang.

famhouse
selfi disamping truck 

Pada hari minggu 11 Dec 2016 (hari lahir ku itu yah!) meninggalkan villa istana bunga beserta rombongan, dan mencari penginapan, agar besoknya bisa segar saat pergi ke tempat wisata. Itulah kondisi kita di indonesia ini, jika ada aja liburan yang sedikit panjang maka, akan menjadi penuh tempat-tempat wisata, bahkan penginapan pun sudah banyak dibooking sebelumya. Karena kunjungan kami kondisional, maka kami tidak membook penginapan sebelumnya, maka sepanjang jalan setiap ada hotel atau penginapan kami mampir untuk bertanya. Dan sangat beruntung masih ada tempat walau tidak bisa memilih, karena terbatasnya yaitu Villa dan resoret “Hawa desa”, walau memang sedikit mahal dari rate biasa karena libur panjang tadi….
Dari namanya jelas sangat alami, karena pas ditepi kebun, dan pemandangan yang baik untuk daerah lembah perkebunan. Esok harinya kami meninggal penginapan pukul 9.00 untuk hunting ke fam house susu di lembang. Sepeti kondisi liburan panjang yang seharusnya cukup ditempuh dengan waktu 30 menit menjadi 2 jam-an, kebayang kan?
Sesampainya di tempat kami melihat bahwa sudah banyak pengunjung parkir diluar farm house susu, dengan asumsi mungkin sudah penuh tempat parkir, maka ketikan didepannya ada tempat kami langsung memarkir kenderaan, dan berjalan kaki ke farm house dengan menanjak….
waduh… mau refresing malah capek, tapi tak apalah, yang penting anak-anak happy, tinggal kita nih….

famhouse1
Memang penataan sangat baik, karena baru masuk saja kita sudah disambut dengan nuansa koboy dan kerajaan, dimana bisa menyewa pakaian untuk selfi-selfi.

DAn ticket kita bisa tukar dengan susu…
Nuansa untuk back-ground sangat bagus setiap sudut pandangan.
Pengunjung bisa memberikan langsung makanan setelah membeli dulu tentu, seperti wartel untuk domba dan kelinci.
Anak-anak sangat seunang, karena mereka bisa merasakan langsung bagaimana memberikan makanan langsung kepada hewan-hewan disana.
Begitu juga ada tempat untuk memberikan susu ke-anak sapi, dimana kita membeli dulu botol yang ada susunya khusus yang ada dotnya, kemudian anak-anak juga langsung memberikan, walau awalnya takut karena anak sapi langsung nyamber…wuih…h tatut.
Sedikit pengenalan dan pengetahuan buat anak-anak, sehingga mereka memiliki rasa sayang dan mengenal akan hewan piaraaan terutama.
Kalau zaman saya dulu …. dulu gitu loh…. tidak aneh, karena dikampung beta buanyak hewa-hewan yang bersliweran.

Sebagai informasi tambahan, bahwa ternyata tempat parkir sebelum jam 12 masih ada tempat, jadi tidak usah kwatir tidak kebagian. Memang mendekati area farm house tunkang parkir akan menawarkan untuk parkir, dengan alasan sudah penuh parkiran di farm house…. heh heh…. Jangan bilang-bilang yah… kasihan, karena mereka juga mencari rezeki.

Kemudin kami kembali ke Bekasi pada pukul 1 siang dan menlesuri jalan lembang arah pastor menuju toll Cipularang….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s