Oh.. Canada

mancingSaya sangat bersyukur, karena Perusahaan memberikan kesempatan kepada saya untuk pergi ke Canada, dalam rangka perjalanan dinas. Ini yang kedua kalinya saya ke Canada setelah tahun 2009. Secara jujur saya tidak pernah membayangkan bisa pergi ke Canada, negara yang dingin dan penerbangan saja butuh waktu 19 jam, dengan transit di Jepang dan pulangnya transit di Hongkong,

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Selfi di Hongkong sambil nunggu Pesawat ke Jakarta

lumayan juga minimal sudah pernah jadinya ke Hongkong, walau cuman transit…

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Kereta di Hongkong menuju Hotel

Dengan kebarangkatan yang kedua ini, jelas sudah lebih matang persiapannya, karena sudah bisa sedikit mengenal dan termasuk sudah lebih dekat dengan orang yang dijumpai.
Sehingga dalam komunikasi tidak canggung lagi…..

Sesampainya di Canada, kita dijemput dengan mobil, dan memang disana boleh dibilang, sepi seperti dipedesaan. Karena tidak banyak penduduk, setiap rumah tinggal, besar dengan pekarangan yang luas, hanya dengan pagar alami yaitu dari kayu.

kalau di kotanya di vancouver memang sedikit ramai, dan banyak sudah bangunan berbentuk seperti di kota pada umumnya. Tapi tetap tidak craowdit, dan disana juga ada mobil listrik, sehingga rutenya tidak bisa pindah-pindah.

Hari pertama kita sampai dari airport sebelumnya check in dulu di hotel yang telah di booking dari bekasi, dan sorenya kita dijemput kembali untuk makan malam. Pemandangan yang bagus karena restorannya percis dipinggir danau. Dan satu hal yang membuat saya kaget, bahwa waktu setempat sudah pukul 7 tapi masih ada matahari mengintip di upuk barat. Jam 9 malam baru terbenam, sementara besok paginya jam 5 sudah terbit matahari (sehingga waktu siang lebih lama daripada malam).

ticket-canada
Ticket ke Canada

Hari kedua kita diazak untuk mancing di suatu pulau yang menempuh jarak lumayan jauh, disamping menggunkan kapal ferry untuk menyebrang. Pada malam hari kami sampai ditujuan menginap untuk esok harinya hunting/mancing.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Chief Canada people, mereka tidak canggung untuk memasak

Disekitar penginapan kami makan malam yang disuguhin anggur buatan  tahun 2007,

canada-jul-12-2012-16
Anggur buatan tahun 20-07 (berarti 5 tahun yang lalu)

wah memang udara sangat dingin. Dan di penginapan dominan terbuat dari kayu, model panggung, mungkin agar bisa tidur  dengan baik, dan fasilitas cukup memadai. Karena ada juga kolamair hangat, bisa berendam max- 2 orang. Selesai makan malam kami sambil ngobrol ngalor ngidul dan berendam.

vancouver

Besok harinya kami pegi ketempat pemancingan dengan menyewa motor boot. Dan cara memancingnya cukup canggih sudah, karena menggunakan GPS, sehingga kita tahu dimana ada ikan dan tidak. Dominan memang ada ikan, tapi ada daerah tertentu yang banyak ngumpul ikannya (mungkin arisan kali yah. Cara mancingnya ialah, pancingan di ikatkat di samping boot, sambil boot berjalan dengan kecepatan 20-an kali yah? lupa ngga perhatian. Dari jam 10-12 pagi kami berputar-putar, sampai pancingan kena satu ikan samlom seberat 25kg, wah lumayan besar dan susah pas menariknya. Kebayang dong ikan 25kg?,

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Ikan salmon yang meronta-ronta yang akan di jaring

setelah selesai memancing kami pergi ke tukang potong untuk dipacking, agar bisa dibawa pulang ke indonesia. Dan disana sudah disiapkan, ada beberapa tempat  khusus packing rupanya banyak orang mancing disini dan langsung dipacking agar bisa dibawa, dan layak dalam penerbangan. Kebayang kan penerbangan 19 jam, kalo packingnya asal-asalan…. wah bisa berabe. Selesai pakcing ikan salmon dn makan siang, kami di drop ke airport, dimana pesawat yang kami tumpangin kira-kira 20 orangan dan pesawat 1 kali mampir sebelum sampai di airport canada. Jadi perjalanan dengan pesawat kecil ini habis makan satu permen lah, karena mau berangkat diberikan permen. Cuman suara mesin memang sedikit bising, dan lagi tinggi penerbangan paling mungkin 1000 kaki kali yah, karena masih kelihatan pemandangan di bawah dengan jelas.

canada-jul-12-2012-14-view

Pada malam hari berangkatlah pesawat yang sudah kutumpangi, selamat tinggal canada, … ntah kapan lagi saya bisa datang…. Canada memang kota yang bersih dan tertata dengan baik, dispanjang jalan memang masih banyak hutan-hutan. Toll  disana free, dan tidak ada namanya kemacetan. Di pedesaan sepertinya tidak ada angkutan umum, jadi minimal harus ada transport sendiri untuk mobilisasi, baik untuk sekolah.

Karena akan susah untuk keluar rumah, jika tidak ada transportasi pribadi.

Advertisements

Keluarga berbahagia, Jika Tuhan didalamnya

Saya sangat berbahagia, karena Tuhan mengaranuiakan keluarga yang indah.

Bagaimana tidak berbahagia, semua pinter bahkan sudah bisa buat usaha (“engga mau ngomong kecil”).

Pada waktu musim slaem di sekolah anak-anak , mereka buka you tube, terus menonton untuk cara membuat dan apa saja bahannya. Kemudian mereka memperagakan dengan modal 20rb rupiah, dengan mengatur dan meracik warna-warni yang membuat jadi indah.
tadinya saya hampir marah, karena takut melihat you tube hal-hal yang belum waktunya… apalagi zaman moderanisasi ini semua bisa di lihat dari segala penjuru.
ngga disangka…. banyak temannya yang minat dan membeli, sehingga bisa mendapat uang tambahan..

Setelah surut minat untuk produt ini, maka berhentilah dulu (vacum) untuk aktifitas ini.
Kemudian dari tadinya konsumsi sendiri, maka mulai lagi usaha, yaitu keripik singkong dengan berbagai rasa seperti pedas, asin, jagung…
Walah ada-ada saja hal yang dipikirkan oleh mereka.
Mamanya yang tadinya tidak mengerti, mau ngga mau harus belajar… padahal tadinya sekretaris eh.. turun ke dapur juga.

Dengan semangatnya mereka menjajakan usaha ini, bahka saat ada kumpulan saudara juga dirumah ditawarkan kepada mereka.
Karena mungkin menghargai usahanya yah.. mereka beli lah…

Ini lah yang saya bilang bahagia, karena mereka sudah mengerti betapa susahnya untuk mencari uang. dan mereka bisa menciptakan pekerjaan, walau masih kecil…

Sementara saudara-saudara kita umumnya hanya bisa untuk bekerja tanpa menciptakan lapangan kerja. Semoga ada manfaatnya dan Indonesia bisa lebih maju terutama dalam era globalisasi ini sehingga bisa bersaing dengan tenaga luar.

Terima kasih Tuhan atas berkatmu ini.

f4fd1-pasir48892-last2bmemory