Kotbah

Terima kasih Tuhan, saya telah bisa bekerja diladangMu.
Setelah selesai dengan peneguhan menjadi Majelis Jemaat GKP Bekasi, sebagai bekal untuk melayani di Jemaat karena gembala cuman 2 (dua) orang yaitu bapak Pdt Yoga dan Bapak Pdt. Saint.

Pdt Yoga selaku gembala GKP bekasi memberikan materi menafsir Alkitab.
Kotbah adalah sesuatu yang harus dirasakan, dicerna, dipelajari, dan dihayati,melalui refleksi, sikap mendengarkan, berdoa, penilaian ulang, serta usaha. (John Klillinger, Fundamentals of Preachin)

IMG-20170424-WA0003
diselingi tanya jawab dalam pembinaan

Maka diadakahlah pembinaan untuk Majelis dalam rangka membuat dan bagaimana berkotbah pada hari Senin 24 Aril 2017 kebetulan tanggalan merah. karena terbatasnya waktu jika diadakan di hari Sabtu atau Minggu.
Bahkan sebelumnya diusulkan untuk dilakukan setelah selesai sermon, sementara sermon itu sendiri waktunya tidak cukup membahas yang ada pada saat itu.

 

MUlai dengan pukul 9.00 pagi hari dengan kira-kira 35 orang dari 52 Majelis, dan rehat mulai pukul 12.30.
Dari mulai pukul 1 siang dilanjut lagi dengan prakter kotbah sampai jam 3 sore. Memang cukup menguras tenaga dan waktu, karena peserta bersemangat maka tidak terasa capek.

IMG-20170424-WA0004

peserta

Praktek kotbah di depan peserta pembinaan.
Dari materi yang diberikan oleh Pdt Yoga, bawah Berkotbah itu harus dengan BBG (Berdoa, Baca dan Gali)
Hal ini sangat penting agar bisa diketahui apa yang dibaca dengan cara menggali tadi, dan jika perlu ditambahkan dengan TTS (Tandai, Temukan pengertiannya dan di Serap) sehingga ketemu arti sebenarnya.
Kemudian baru RSJ (diRumuskan, Saring kemudian diJelaskan).

pdt Yoga
Pdt Yoga W Pratama

Dalam pembuatan kotbah, minimal harus ada pembukaan, isi dan penutup, hal ini sangat penting sehingga bisa terkontrol tidak menyimpang dari kotbah yang akan disampaikan.
Menurut Bapak Pdt Yoga dalam pembuatan Kotbah maka harus lah BBG, menentukan tema, membuat minimal 3 pokok besar dan 3 pokok kecil tiap pokok besar dan penutup baru menentukan pembukaan.
Pebukaan diadakan terakhir, agar bisa diambil pembukaan yang sesuai dengan isi kotbah.
Dan disampaikan juga bahwa dalam kotbah, lebih baik diselipkan dengan ilustrasi, agar mempermudah audiance untuk bisa menangkap dan merasapi apa yang kita sampaikan.

Puji Tuhan kebetulan saya bekerja di bagian production Planning dan control Inventory, sehingga saya harus presentasi di depan management minimal 2 kali sebulan.
Pada saat presentasi ini akan ada tanya jawab, yang harus dijawab selaku penanggung jawab presentasi dan tentu harus tahu jawabannya.

Dan dengan latar belakang ini, sehingga satu kredit pooint saya punya yaitu demam pangung sudah tidak ada lagi 🙂
Dengan demikian saya ambil kesetaraannya dalam melakukan kotbah, harus kita mengetahui secara detail apa yang akan kita sampaikan dan tidak menyimpang dari tema yang telah kita buat/tentukan.

Walaupun pada intinya bahwa kita selaku umatNya adalah mempunyai talenta masing-masing, ada mengajar, nasihat dan lain sebagainya.

Dengan ini saya minta penguatan agar kiranya Tuhan memberi hikmat dan pengetahuan agar bisa melayani terutama di jematNya GKP Bekasi dalam masa pelayan tahun 2017 sampai tahun 2021.

Semoga coretanku ini bisa bermanfaat bagi yang membaca. Tuhan memberkati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s