Tidak terasa 30 tahun

30tahun (3)

Terima kasih Tuhan, telah memberikan saya kesempatan untuk mengabdi di tempat saya bekerja 30 tahun. Ini karena, berkat Tuhan yang tidak berkesudahan, walupun banyak harar melintang, tapi bisa saya lewati. Tidak pernah terpikirkan, bisa mengabdi di satu perusahaan selama ini, dan tidak lama lagi saya juga akan pensiun karena usia.
Banyak hal yang saya lewati, semenjak menjadi karyawan di Murinda Metal Works (MMW) sebagai administrasi, kemudian setelah di pinang oleh Hitachi menjadi Hitachi Construction Machinery Indonesia atau HCMI sejak tahun 1991.
Kemudian saya beralih menjadi PPC, dimana pekerjaan untuk lebih luas pekerjaannya, walaupun prosesnya sama seperti sebelumnya, tapi sekarang bertarap interntional karena PMA. Suatu kebanggan bisa berkarya ditempat ini, kemudian tahun 1996 menjadi marketing khusus di Engineering project (bukan maksudnya untuk EPC tapi karena spot order dan banyak variance, maka disebut engineering project.
Project ini adalah kelanjutan pekerjaan yang dilakukan oleh Murinda saat itu.
Sejak menjadi menjadi Hitachi menjadi 3 kategory pekerjaan/project yaitu Excavator atau backhoe, Component (component dari excavator yang diexport) dan kemudian Engineering project.

Saya bersyukur, diberi kesempatan untuk menjadi marketing sampai tahun 2013 sejak tahun 1996, walau sebenarnya saya tidak percaya diri menjadi marketing, karena backgroundnya adalah tehnik, yang banyak bekerja katanya, sementara jadi marketing harus banyak bicara untuk menconvince calon customer agar bisa berminat memberikan order/pekerjaan.
Sekarang saya kembali menjadi PPIC (production Plan dan Inventory Control), mungkin ini akan menjadi job saya sampai pensiun.

mejeng

Terima kasih kepada bapak Zilni Alamsyah yang telah memberi bekal sehingga saya bisa belajar dalam pekerjaan, terutama dalam pengontrolan project, saya juga berterim akasih kepada bapak Sucipto(alm), beliau juga banyak memberikan pengarahan dalam pekerjaan. Setelah menjadi Hitachi saya banyak dibimbing oleh Bapak Donald Christian Sie khususnya management dan Hoshiko San sebagai atasan saya saat itu menjadi PPIC.
Setelah menjadi Marketing bapak Johannes Jahya memberikan bekal bagaimana melobi customer dan calon customer dan Yamashima San sebagai Director Marketing banyak memberikan guidance dalam pekerjaan, dan terlebih kepada bapak Gunawan Setiadi yang dari awal, sabar dalam memberikan pembelajaran dan spritual.

Dan terakhir ini adalah bapak Gatot yang selalu sabar dalam memberikan pengarahan dan memanage pekerjaan, sehingga saya bisa melakukan dengan baik dan tentu kepada teman sekerja yang telah memerikan dukungan dalam pekerjaan sehingga bisa berjalan dengan baik.

watanabe

Tak ada yang bisa saya balas selain semua perbuatan baik kepada saya hanya menyampaikan terima kasih kepada semua yang tidak bisa disebutkan satu-persatu  yang telah membantu saya dalam melakukan pekerjaan, semoga hal yang terbaik diberikan oleh Oleh Tuhan kepada bapak/ibu, sdr/i semua.

maleo1

maleo

Saya juga sangat beryukur punya keluarga yang selalu mendukung didalam kegiatan pekerjaan saya dan memberikan motivasi dan semangat pada saat kondisi tidak kondusip/galau.

Sebelumnya Elin sudah tidak mau lagi skating, karena accident happen, sehingga jidat diatas alis luka, yang seharusnya dijahit.

skating

kids_skatingTapi karena sudah niat dan tidak mau dikuasai oleh rasa takut, dia kembali bangkit, tidak mau dibilang adek dan kakaknya cement :). Alhasil di turun lagi dan sudah mulai bisa menguasai medan. Semangat terus….

Semoga anak-anak saya bisa mengikuti jejak yang terbaik dari saya, dan saya mohon maaf dalam hal perlakuan yang tidak baik  yang telah saya lakukan sehingga menggores hati yang menjadi sakit.

Saya berterima kasih, disela-sela kesibukan bisa bekerja di ladang Tuhan.

peneguhan mj2021 (7)

Harapan saya setelah beberapa kali terjadinya kondisi perekonomian Indonesia yang tidak baik sejak tahun 1998, dan sekarang telah membaik, semoga dihari yang akan datang Hitachi lebih baik dan khususnya karyawan lebih sejahtera dalam kehidupan dan diberi kesehatan sehingga bisa mendukung hitachi dalam berkonpetisi dengan pesaing dan lebih exis di mata international.

.
Demikian sedikit coretan saya mengenang kembali masa-masa mulai bekerja.

Advertisements

Trans studio Bandung

IMG_20171007_174926_HDR

Bagi sebagian orang pasti sudah mengetahui apa itu trans studio bandung.

Karena sudah lama wahana permainan ini ada, bedanya indoor atau area tertutup.
Sementara kalau yang lain yang sama adalah area tertuka seperti dunia fantasi yang ada di Ancol.
Kesempatan ini, dalam rangka ulang tahun dari kantor, maka diadakan refresing bagi karyawan dan keluarga, dengan jumlah 3500an orang maka terbayang dengan tempat seluas itu akan menjadi sempit, ditambah ada 2 PT lain sekitar 2000an orang, artinya lebih dari 5000 orang yang ditampung.

IMG_20171007_115704

IMG_20171007_153413

IMG_20171007_153421

IMG_20171007_153431
Kendalanya adalah bahwa mobilisasi ketempat tujuan harus dipertimbangkan matang-matang karena ini di tengah kota bandung. Jadi dengan pengorbanan untuk bangun pagi agar bis sampai pagi di tempat, tapi karena mengajak keluarga mau ngga mau bisa berang pukul 7an, sehingga sampai baru 11.30 di bandung.
Sementara acara pidtoa dipanggung tidak bisa diikuti karena ketinggalan, karena mulainya 9.30 dan bubar 10.30, karena harus bergantian dengan perusahaan lain/
Konsekwensinya lagi dalam arena permainan menjadi sedikit yang bisa dinikmati, karena lamanya waktu antri.

IMG_20171007_141024

IMG_20171007_155050
Minimal keluarga sedikit berbahagia, karena dengan adanya wacana tour ini, mempunyai kesempatan untuk datang ke tempat, ini walau tidak full power.
Setelah sampai langsung ambil makan siang di boot makan siang tempat kantor kerja dan hanya 3 permainan yang bisa dinikmati.
Bis yang disewa oleh kantor sejumlah 51 buah juga ada yang kesiangan bahkan jam 1an baru sampai…..ditempat.

Karena kita menggunakan mobil sendiri maka bebas untuk pulang, sementara yang ikut rombongan sudah dibatasi pukul 4 sore ngumpul. untuk pulang.
pukul 6 sore kita kembali ke bekasi dan mampir dulu di tempat belanja oleh-oleh serta mengisi kampung tengah….

 

Terima kasih kepada Panitia, dan management telah memfasilitasi tour ini, sehingga walau tidak memuaskan semua orang, minimal ada kebahagiaan yang diambil.

Demikian sedikit coret-coratan yang dilakukan 7 Oct 2017.

MAP TSB

IMG_20171007_163812_HDR

IMG_20171007_133821

IMG-20171010-WA0043

IMG-20171010-WA0044

IMG-20171010-WA0045

IMG_20171007_165451.jpg

 

 

PASTA (Panti Asuhan Tanjung Barat)

PASTA (Panti Asuhan Tanjung Barat)

photo bersama.jpg

Yang kesekian kalinya kita dari GKP Bekasi memberikan tanda kasih kepada anak-anak yang ada di PASTA, dalam rangka pelayanan dari program bidang 2 Ketuhanan dan Keesaan.

PASTA ini dibawah wawasan GKP

pasta gkp
Tujuanya adalah ingin lebih melayani bukannya hanya didalam saja tapi bisa lebih luas.

pasta1.jpg
Dalam hal ini sudah dibuatkan dalam program untuk kunjungan baik ke Panti Galuh atau Panti Werda.
Sehingga sesuai dengan tema GKP tahun ini adalah “mempersembahkan hidup bagi Tuhan melalui kary pelayanan” (Roma 12:1, Matius 20.28).
Dimana pelayanan tidak hanya didalam khususnya (kristen) tapi keluar.
Program ini seharusnya sudah berjalan sejak bulan April, tapi kendala dan hal tehnis, sehingga baru hari ini berjalan (22 July 2017).

misi
Dengan bantuan, khususnya team diakonia dalam persiapan untuk menyediakan bingkisan berupa peralatan mandi dan makan bersama ini, bis berjalan cara dengan baik.
Saya sangat bangga dengan semangat team yang rela memberikan waktu, pikiran dan bahkan materi.
Karena besoknya minggu 23 July 2017 juga ada acara dari seksi diakonia dalam rangka memberikan bantuan pendidikan dan tanda kasih kepada keluarga yang tidak berpunya

view1
Anak asuh yang ada di PASTA 30 orang (22 perempuan dan 8 laki-laki) serta di asuh oleh 3 pengasuh (Ibu Silvi, Iu Henny dan Ibu Sri),PengurusIbu Aminah serta diketuai oleh ibu Lina.
Telah mempersiapkan anak-anak dengan seragam dan mengisi pujian 2 kali.

pujian.jpg
Anak Asuh mengisi pujian dalam sukacita

Salut kita melihat keseragaman mereka dan bisa bermain musik untuk mengiringi pujian selain bernyanyi.
Dan setelah kebaktian maka kita melihat tempat mereka tinggal sehari-hari baik tempat belajar, tidur, mandi dan dapur.

asramanputri.jpg
Asrama Putri

Cukup bersih dan terawat mengingat mereka adalah anak-anak yang umumnya dilakukan oleh orang tua atau asistent jika di rumah,tapi merekabisa melakkan sendiri.
Dan terima kasih kepada pengurus PASTA yang telah menerima dengan baik dan melayani saat kunjungan ini.

Terima kasih kepada pak Pdt Yoga yang tlah menyampaikan Firman Tuhan sehingga suasana jadi ceria dengan (1 Kor 12 :4-6) “rupa-rupa karunia satu roh”


Biarlah semua pelayanan ini jadi berkat bagi kita semua dan kemuliaan bagi Tuhan.

mcpengurus

pidato-RG
Pidato dari Ketua Bidang 2 mewakili HubGerMas

Kebetulan anak-anak ku ikut, sehingga salah cara belajar dari kenyataan, sehingga mereka bisa ambil manfaat dengan melakukan sendiri bisa untuk jadi bersih dan terawat.

kids

Setelah kebaktian syukur kita menikmati makan siang ang sederhana tapi bergizi.

makan

makan2

Terima kasih Tuhan telah membuka mata, pikiran dan hati, bahwamasih banyak orang yang lebih membutuhkan ataudibawahdaripadahidup yangkita jalani saat ini
Sehingga kita tidak selayaknya untuk tidak bersyukur, tapi harusnya berterima kasih karenamasih bisa menikmati hidup yang lebih baik.
Terima kasih telah membaca coretan saya ini dalam kunjungan ke Pati Asuhan i Tanjung Barat Jakarta Selatan.

Lebaran 2017 “plesiran”

 

kampungcinaBerhubung tahun ini tidak ada acara mudik, maka acara adalah untukmengunjungi tempat yang belum pernah dikunjungi seperti kampung china yang ada di Kota Wisata di Cibubur

kampungcina1

Kebetulan ini adalah salah satu suku atau suatu bangsa yang ada di Indonesia,dimana dari namanya jelas bisa di tebak, dimana semua ornamen dari chinaada disini. <br> Jalan tidak begitu susah untuk mencapai tujuan, karena kalau kita search di mbah google akan langsung mudah diketahui tempatnya. Berbekalkan petunjuk dari mbah google bisa dicapai dengan mudah.<br> Puji Tuhan, dalam perjalanan tidak masalah dan kita bisa langsung masuk memang sudah khusus di tata tempat ini, sama seperti sukowati yang ada di Bali jadi semua sudah satu tempat, dan memang ada sedikit rintik-rintik hujan,tapi tidak menurunkan semangat.

kampungcina2

kampungcina3 Dan kita mellihat seluruh tempat penjajaan dengan berbagai ornamen china,memang tidak begitu luas, karena sepertinya belum selesai.

kampungcina4 Saya juga tidak mau ketinggalan untuk membeli ornamen dari china yaitu topi yang ada rambutnya.

warso3

Hari berikutnya per ke Warso Farm dibogor  dengan berbekal waktu dan kemauan, maka kami sekeluarga pergi ke bogor karena ada kebun pohon duren dan buah naga, jika memang memungkinkan bisa langsung memetik sendiri dari pohon…sehingga bisa dirasakan langsung memetik durian dan menikmatinya.

warso

Kebetulan dengan libur bersama (lebaran),maka sudah banyak aktifitas yang dilakukan di kampung halaman (mudik). ini adalah tradisi yang yang selalu dilakukan setiap tahun, apalagi kondisi sekarang sudah lebih membaik perekonomian Indonesia dengan dibukanya berbagai lahan pekerjaan, sehingga penggangguran bisa berkurang..

warso1

Sangat disayangkan,ternyata tidak musimnya berbuah,walau dibeberapa tempat sudah banyak yang menjaja durian beberapa tempat khususnya di Jakarta.

warso2Dengan bekal ini, kami ke tempat unutk melihat dan ingin memetik langsung.<br> Karena tidak tercapai angan-angan, mau ngga mau hanya bisa menikmati pemadangan bogor saja.<br> Setelah selesai berjalan berkelilig kami pun makan siang setelah selesai kami pun berjalan2 dan berfoto untuk kenang-kenangan  Tuhan memberkati..

Rapat Jemaat GKP Bekasi

lepas_sambut-20Salah satu program dalam kemajelisan adalah rapat jemaat yng dilakukan sekali dalam setahun, dimana diharapkan semua jemaat hadir dan menyampai hal yang penting dalam peningkatan pelayanan yang dilaksanakan pada SAbtu 5 Feb 2017..

Berikut ada program yang akan disampaikan ke jemaat dan pada saat tersebut akan ada wacana tanya jawab untuk membuat keselarasan pengertian kedua belah pihak.

Dasar dan makna rapat jemaat

Rapat jemaat adalah rapat yang diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh anggota sidi jemaat memikirkan mengambil bagian dalam pelaksanaan panggilan gereja oleh jemaat (TG Bab X Pasal 21 Ayat 2a)

Tema dan program GKP Jemaat Bekasi tahun 2017/218

  1. Tema tahunan jemaat

Setelah tahun lalu kita mengusung tema yang menitik beratkan para pembinaan keluarga sebagai elemen dasar dalam membangun jemaat, maka tahun ini kita akan mendorong seluruh bagian jemaat, yang merupakan anggota keluarga, untuk mengambil peran dalam karya pelayanan bagi Kristus, Kepala Gereja.

Adapun rumusan tema yang diangkat sbb:

mempersembahkan hidup bagi Tuhan melalui karya pelayanan” (bnd Rom 12:1, Mat 20:28)

Tema tsb didasari oleh beberapa pokok teologis yakni:

  1. Melayani (diakonia) merupakan salah satu pokok dari tri tugas panggilan gereja
  2. Segala bantuk pelayanan dikaruniakan oleh Allah di dalam Kristus, dalam beragam bentuk, sebagai wujud ungkapan syukur atas anugerah keselamatan dari Allah.
  3. GKP memandang bahwa melayani adalah hak seluruh anggota jemaat (TG BAB IV Pasal 10 ayat 3)
  4. Gereja bertumbuh bukan karena perbuatan orang lain, melainkan karena partisipasi seluruh anggotanya yang bertekun dan setiap melayani dengan tulus dan sukacita
  5. Seluruh anggota jemaat perlu mendapat ruang untuk mengekpresikan penghayatan imannya dalam bentuk karya pelayanan dengan semangat gotong royong dan saling menlengkapi

 

Sebagai salah satu upaya penghayatan tema oleh anggota jemaat dalam setiap kebaktian maka lagu tema yang akan dinyanyikan selama tahun 2017/2018 sbb:

Judul : Menyenangkan-Mu

Tuhan ku mau menyenangkan-MU

Tuhan bentuklah hati ini

Jadi bejana untuk hormat-Mu

Cemerlang bagai emas murni

Tuhan kuserahkan hatiku

Semua kuberikan pada-Mu

Kuduskan hingga tulus selalu

Agar aku menyenangkan-Mu

Ref. Menyenangkan-Mu, senangkan-Mu

Hanya itu kerinduanku

Menyenangkan-Mu senangkan hati-Mu

Hanya itu kerinduanku.

  1. Arah Program jemaat

Berbagai tantangan kita hadapi dalam membangun dan mempertahankan persekutuan. Dalam satu teori pembangunan jemaat (teori lima factor J Hendrik) membangun jemaat yang vital dan menarik dilakukan dengan memberi ruang bagi setiap anggota gereja untuk mengambil peranan dalam gerak kehidupan berjemaat. Gereja seringkali terpaku hanya pada tugas2 konvensional, yang dikerjakan oleh sebagaian kecil anggota jemaat, Ruang pelayanan pun dibatasi dalam lingkup-kemajelisan, komisi dan panitia yang formal dan terstruktur. Melihat potensi GKP Jemaat Bekasi, tentu masih dapat dikembangkan ruang lingkup dan jenis pelayanan yang dapat menarik minat lebih banyak anggota jemaat untuk terlibat dalam karya pelayanan.

Pelayanan yang kita kembangkan kiranya menjangkau lebih luas lagi, baik internal maupun eksternal. Bagi lingkup internal, kita dapat merancang program untuk anggota jemaat yang selama ini sama sekali belum tersentuh, misalnya bagi anggota jemaat yang berkebutuhan khusus. Bagai jangkauan eskternal, kita dapat terus mengupayakan membangun komunikasi dengan gereja sekitar, memabangun jejaring lintas iman dan menghadirkan program2 pelayanan bagi lingkungan gereja dan masyarakat pada umumnya.

Seiring degan pengembangan dimensi pelayanan, penguatan dimensi persekutuan dan kesaksian juga tentu tetap menjadi perhatian dalam gerak berjemaat. Pembinaan bagi seluruh golongan usia kiranya terus ditingkatkan. Beberapa komisi kategorial perlu pendampingan secara khusus. Komisi non-kategorial yang baru, seperti komisi media-informasi, Komisi harta-milik dll, kiranya juga dapat dibentuk untuk menjawab kebutuhan yang mendesak bagi menguatkan dimensi persekutuan dan penataan gereja.

Dengan tetap berpedoman pada tri wawasan (wawasan ke-GKP-an wawasan oikumene, dan wawasan kebangsaaan) dan tri kemandirian (teologi, daya, dana) kiranya kemajelisan periode yang akan datang dapat melanjutkan penatalayan yang sudah dijalankan oleh kemajelisan sebelumnya, serta melakukan apa yang tertunda dan belum dapat diselesaikan. Relasi yang positif dengan nuansa persahabatan yang selama ini kita tunjukkan antara majelis dan seluruh elemen dalam jemaat kiranya akan tetap terpelihara dan semakin ditingkatkan ke depan. Demikianlah arah program jemaat untuk kita gumuli dan dukung bersama, khususnya di tahun pelayanan 2017/2018 juga dimasa2 yang akan datang.

  1. Program prioritas bidang I-IV.

  • Bidang I peribadan dan pembinaan

    • Bulan kategorial (April ~ Nobember 2017)
    • Katekisasi untuk warga berkubtuhan khusus
    • Pembinaan bagi fungsionaris gereja (komisi2, tim pelayanan, pemusik dll)
    • Wisata rohani jemaat (Sep 2017)
  • Bidang II. Keesaan dan Kesaksian

    • Pembentukan Tim kunjungan
    • Pembentukan tim pelayanan kesehatan
    • Dukungan pendidikan dan sosial bagi warga jemaat
    • Pelayanan kasih ke lembaga pemasyarakatan (bersama klasis), panti galuh dan panti werda(bersama komisi kategorial)
    • Bulan diakonia (Feb 2018)
    • Pengelolaan tanah makam Cigelam
  • Bidang III, Penelitian dan Pengembangan

    • Membangun dan mengembangkan database jemaat
    • Pemilihan komisi2 dan pengurus wilayah 2018-2010
    • Pengkajian pembentukan komsisi2 baru
    • Bidang IV Sarana, Daya dan Dana
    • Renovasi pastory bulak kapal
    • Renovasi toilet gereja
    • Pemeliharaan ruein gereja danpasotori2
    • Pemanggilan Vikaris
    • Pengadaan sarana prasarana
    • Pencatatan harta milik gereja
  1. Sumber dana

Kas jemaat

  • Persembahan kebaktian rutin
  • Persembahan kebaktian khusus
  • Persembahan KRT dan kategorial
  • Persembahan bulanan
  • Persembahan syukur
  • Amplop natal
  • Apmpol PHRG (12 kali, setiap minggu pertama)
  • Donasi

Kas Diakonia

  • Iuran wajib dan uang pokok anggota diakonia
  • Donatur wilayah
  • Amplop bulan Diakonia

Kas Pembangunan

  • Persembahan kotak pembangunan
  • Janji Iman
  • Donasi

Kebersamaan sinode, klasis dan PGIS

  • Amplop HUT GKP
  • Persembahan minggu ke-5 Klasis
  • Persembahan pertukaran PF PGIS

Apakah aku sudah siap melayani?

pdt_wahyu
Exis bersama pdt Wahyu setelah pelayanan

Setelah melewati 2 kali pemilihan calon majelis di GKP Jemaat Bekasi, maka yang ketiga kali ini menjadi bakal calon bisa masuk calon majelis dan terpilih menjadi majelis periode 2017 ~ 2021 (4 tahun sekali), artinya sejak tahun 2009 sudah masuk dalam balon dan calon, tapi belum bisa masuk Majelis.

Walaupun dilihat kondisi sekarang ini adalah karena adanya penambahan quota, sebelumnya 2 majelis dari wilayah 1, sekarang menjadi 3, dan saya urutan ke-tiga…..

Semenjak masuk dalam percaturan pencalonan majelis, maka saya sudah aktif di komisi Diakonia mulai dari seksi pendidian dan ketua, terima kasih kepada komisi diakonia yang sudah ikut serta ambil bagian, dan dengan terpilihnya menjadi majelis, berarti harus saya harus mundur menjadi ketua yang masa aktifnya sampai tahun 2018.

Secara pribadi saya belum siap untuk menjadi majelis, melihat majelis yang begitu berkorban soal waktu dan materi. Sementara saya sendiri, banyak aktifitas diluar dari kerohanian, sebutlah badminton, golf dan perkumpulan hampir setiap minggu, karena sudah tradisi.

Itulah kenapa saya membuat judul “apakah aku sudah siap melayani”?

Beliau memang sangat bagus dalam memberikan pembinaan, walaupun waktu 4 jam mulai pukul 2 siang, kita bisa focus sepanjang pembinaan, karena beliau bisa memberikan makalah dengan baik.

Sesi pertama adalah bagaimana menentukan gaya kita dalam lembaga atau pelayanan yang dibagi menjadi 4 yaitu : Akomododatif, Berpikir, cepat dan Duet.

Dari gaya ke-4 itu adalah fleksible, pemikir, cepat beraksi dan bekerja dengan baik.

Tentu dari ke-4 gaya ini, mempunyai kelebihan dan kekurangan yang tujuannya adalah untuk saling mengisi sehingga bisa berjalan dengan baik lembaga atau organisasi pelayanan.

Dalam hal ini kita mengerti bagaimana dominannya seseorang dalam organisai melalui  ke-4 gaya ini.

Tema selanjutnya adalah konflik dalam lembaga yang harus di kelola, karena konflik itu pasti ada disetiap kegiatan organisasi.

Jika konflik dari awal tidak dikelola maka akan berakibat sebagai berikut :

  1. Menimbulkan perubahan dalam ketegangan dan kebingungan shigga
  2. Menyalahkan orang lain dan akan
  3. Membuatan daftar kesalahan yang akan meningkatkan konflik yang
  4. Menimbulkan konfrontasi dan akhirnya
  5. Membut sikap yang tidak bersahabat.

Sumber konflik ada beberapa hal seperti :

  1. Informasi, dimana sipenerima tidak mendapatkan dengan proporsi yang sama yag menimbulkan kesalahan dalam penafsiran atau persepsi.
  2. Adanya kepentingan karena kebutuhan, keinginan, hasrat, harapan atau ketakutan tertentu.
  3. Hubungan yang tidak harmonis karena adanya stereotype atau mencap sehingga menimbulkan gambaran mental yang membentuk pola pikir pada orang lain.
  4. Bisa juga karena sumber daya seperti uang, bangunan dan manusia.
  5. Strukture dengan job desc yang tidak jelas yang menimbulkan wewenang yang tidak jelas dan
  6. Terakhir adalah karena nilai-nilai budaya atau latar belakang yang ingin di samakan.

Jika sudah terjadi konflik, maka 3 hal yang akan dipikirkan yaitu siapa biang keladinya baru kemudian apa masalahnya dan jarang orang berpikir kalau system sebenarnya juga punya andil dalam konflik.

Jika kita berpikir bahwa terjadinya konflik karena keterbatasan system, maka akan ada perbaikan yang lebih baik, sehingga bisa diklassifikasi kesalahan untuk diperbaiki.

Dengan adanya konflik sebenarnya akan mewarnai komunikasi, sehingga harus diwaspadai dan dilihat secara system apakah sudah baik.

Dan pada intinya konflik adalah kualitas hubungan dalam lembaga, jika hubungan baik akan memperkecil konflik, tapi kalau tidak baik jelas akan memperbesar konflik.

Demikian pembinaan yang disampaikan oleh pdt Wahyu yang ditutup pukul 6 sore.

Berikut adalah materi dari pak Pdt Wahyu.

Gambarn Mental : kawan atau lawan

Beberapa pokok refleksi tentang konflik dan pelayanan di gereja.

Lebih dari 10 tahun yang lalu, saya dan beberapa teman di fakultass sedang berbincang2 di ruang minum kopi pada jam makan siang. Kemudian ada seorang kolega datang bergabung dan berkata ”ah..badan saya koq lemas dan lesu sejak kemarin”. Kemudian 2-3 orang teman dengan serempak berkata “minum vitamin saja..”. Itulah yang disebut dengan ‘gambaran mental’. ‘Gambaan mental’ adalah sekelompok asumsi, gambaran atau cerita sebagai data2 yang berproses dalam diri seseorang dan dipakai untuk menginterpretasikan berbagai hal di sekitar kita, bahkan menjadi pengaruh tindakan kita (Jim Herington dkk, 2000,113). Gambaran mental biasa juga disebut (walau sedikit berbeda) sebagai “paradigma”. Dalam kasus cerita di atas beberapa teman yang mengusulkan minum vitamin punya seperangkat gambaran mental yang sama, yang mengarahkan ada tindakan untuk membeli vitamin, tanpa perlu pemeriksaan ke dokter. Belakangan diketahui bahwa kolega saya mengidap myasthenia gravis, yang menyebabkan otot2 badannya melemah. Dari mana teman2 saya punya pemahaman bahwa kalau badan lemas dan lesu harus minum vitamin?. Data2 yang bertebaran di sekitar mereka membentuk hal itu, bisa dalam bentuk cerita orang lain, pengalaman hidup mereka atau iklan di telivisi.

Semua orang mempunyai gambaran tertentu dalam dirinya. Setiap hari begitu banyak data masuk ke dalam diri kita, diolah oleh gambaran mental yang ada atau bahkan data2 itu menghasilkan gambaran mental yang baru. Itu bagian dari kemampuan yang dianugerahkan Tuhan kepada kita.

Gambaran mental

Gambaran mental mempunyai kekuatan yang dahsya dalam kehidupan seseorang, bahkan bisa dikatakan bahwa ‘sistem operasi’ manusia berangkat dari gambaran mental yang ada di dalam dirinya terhadap segala sesuatu. Gambaran mental bisa menggerakkan orang atau dengan sengaja dipakai menggerakkan orang untuk mencapai tujuan tertentu. Ambillah contoh kehidupan Yesus, ketika Yesus tampil berkarya, data2 yang masuk ke dalam diri orang Yahudi tentang Perjanjian Lama, harapan mereka akan datangnya Mesias dan kemudian data tentang apa yang dilakukan Yesus membentuk sebuah gambaran mental bahwa Yesus adalah Mesias.

Ada beberapa aspek dari gambaran mental sebagai berikut:

  1. Model-gambaran mental merupakan gambar, asumsi, cerita yang dimiliki oleh setiap orang untuk menginterprestasikan dunia-lingkungan, untuk membangun abstrak secara cepat dan mengarahkan tindakan kita. Gambaran mental merupakan perangkat ‘ajaib’ yang dengan cepat mengkotak2an data yang masuk, dan kemudian keputusan segera bisa diambil. Secara sederhana gambaran mental dapat berupa ‘generalisasi’, misalnya: orang Batak itu keras sifatnya,sementara orang Jawa itu halus. Gambaran mental menjadi kacamata dan menentukan apa yang kita lihat.
  2. Model-Gambaran mental dapat dimiliki bersama dalam sebuah kelompok atau masing2 kelompok. Gambaran mental yang dimiliki kelompok bisa disengaja (seperti sebuah perusahaan yang menginginkan karyawannya mempunyai gambaran mental tertentu demi tujuan perusahaan itu) tapi bisa juga menjadi bagian dari komunitas khas seperti etnis.
  3. Model-gambaran mental sama dengan paradigma yang menggerakkan hasrat. Gambaran mental menggerakkan seseorang untuk mengambil tindakan atas sebuah situasi terntentu. Hal itu bisa terjadi pada beragam hal, bisa yang sederhana sehari2 seperti makanan sampai yang penting seperti memilih jodoh.
  4. Model-gambaran mental mempengaruhi relasi & organisasi seperti konsepsi identitas dan iklim. Dalam sebuah orgaisasi, gambaran mental ‘berseliweran’, baik yang sengaja ditanamkan dalam organisasi itu atau yang diproses secara mandiri. Semua akan mempengaruhi iklim organisasi sekaligus identitas organisai itu.

Konflik dan gambaran mental.

Banyak konflik terjadi dan banyak program atau tujuan tidak bisa berjalan dengan baik karena ‘beroperasinya’ gambaran mental terntentu yang saling menghalangi dan menghambat. Konflik gambaran mental yang terjadi secara internal dalam diri seseorang atau organisasi. Komplik gambaran mental yang terjadi secara internal dalam diri seseorang atau organisasi, sering tidak disadari. Yang terasa muncul  adalah ucapan kata tidak diperdulikan orang atau program kita tidak jalan atau kritikan terus menerus yang muncul.

Sedemikian pentingnya gambaran mental, maka perlu bagi kita untuk menyadari gambaran mental yang sedang ‘bermain’ dan beroperasi dalam diri. Ada 2 hal penting dalam kaitan dengan hal itu yaitu.

  1. Mengenal dan memeriksa dengan kritis sampai sejauh mana gambaran mental dalam keputusan dan tindakan suatu organisasi atau institusi itu relevan dan akurat. Harus diakui bahwa tidak semua gambaran mental akan tetap akurat. Bisa jadi oleh karena data yang sudah berubah atau berkembang jaman yang sudah bergeser, gambaran mental yang kita miliki sebenarnya sudah tidak mencukupi lagi. Untuk itu penting untuk memeriksa secara kritis.

Contoh :

  • Gereja tidak akan berjalan jika tidak ada bapak A dan bapak B lagi memiliki sumber dana yang besar sehingga setiap keputusan harus ‘meminta ijin’ bapak A dan B?
  • Lembaga akan bejalan lambat kalau melibatkan bapak A dan ibu B, mereka terlalu teliti dan detail sebelum mengambil keputusan, jadi lambat sekali. Lebih baik mereka tidak usah dilibatkan.
  • Anak muda maunya gampang, ngga mau susah2
  1. Mengeksplorasi mental models yang baru melalui komitmen dan visi yang jelas (di lembaga gereja, badan, istitusi kelembagaan, rumah sakit, komunitas visi, jemaat). Gambaran mental bisa dengan sengaja dan sistematis dieksplorasikan, ditumbuhkan dan menjadi gambaran mental bersama. Untuk melakukan itu perlu diperhatikan hal2 yang sudah ada terlebih dahulu sebagai ‘budaya institusioal’ lembaga tersebut. Misalnya tentang nilai2 yang selama ini menjadi bagian penting sehingga gambaran mental yang baru tidak bertabrakan dengan nilai2 yang ada.

Kawan Sekerja Allah : Sebuah gambaran mental.

Kita bekerja tidak sendiri. Ada orang2 yang bekerja bersama dengan kita. Orang2 yang bekerja sama dengan kita di dalam pelayanan gereja (termasuk di dalamnya lembaga2 pelayanan gereja), siapakah mereka? Apakah mereka musuh? Atau saingan? Atau partner dan kawan. Pilihan kita untuk menjawab pertanyaan ini, biasanya ditentukan oleh beragam data yang masuk, termasuk pengalaman2 yang ada dan membentuk gambaran mental terntentu. Lihatlah pengalaman pelayanan kita dan rasakan betapa gambaran mental itu berbicara  dengan kuat dalam proses perjalanan pelayanan kita. Terkadang gambaran mental itu berguna agar relasi berjalan dan bekerja dengan lebih baik, namun pada banyak kasus juga gambaran mental terntentu yang ada dalam diri kita justru menjadi masalah dan menyebakan banyak pesoalan menjadi lebih sukar.

Rasul Paulus mengatakan dengan jelas bahwa ia adalah ‘kawan sekerja Allah’, sementara jemaat adalah ladang Allah, bangunan Allah (1Korintus 3:9). Inilah salah satu gambaran mental yang bekerja dalam diri Pulus. Gambaran mental sebagai kawan sekerja Allah tentu berdasarkan data2 pengalaman Paulus sendiri. Dengan gmbaran mental seperti itulah Paulus melakukan perjalanan jauh lebih banyak dibandingkan dengan rasul2 lainnya. Dengan gambaran mental seperti itu paling tidak Paulus akan meneguhkan beberapa hal:

  1. Yang punya pekerjaan adalah Allah atau Allah-lah yang menjadi pemilik dari pekerjaan itu atau sumber pekerjaan itu adalah Allah sendiri. Karena pemilik pekerjaan adalah Allah sendiri, maka apa yang dilakukan Paulus menjadi bagian dari pekerjaan Allah. Dengan ini, setiap data pengalaman yang dihadapi Paulus akan diolah melaui hal ini.
  2. Paulus melihat Allah tidak menempatkan dia sebagai ‘hamba’, ‘budak’ atau pembantu namun sebgai ’kawan’. Sebab ’kawan’ bukan brarti Paulus ngelunjak, berani2 menyebut Allah sebagai kawan. Namun justru data2 pengalaman hidup Paulus sendiri menunjukkan hal itu, Allah-lah yang menyebabkan ia berada sebagai ‘kawan’.

Penutup

Selidikilah gambaran mental apa yan bekerja di dalan diri kita, terhadap pekerjaan2 orang2 yang bekerja melayani bersama kita dan tentu saja terhadap keberadaan diri sendiri. Dalam hubungan dengan kepemimpinan, seorang pemimpin harus mengetahui gambaran mental yang bekerja di seluruh proses institusinya, jika tidak, maka konflik demi konflik tidak akan bisa diselesaikan dengan baik.

Jogjakarta, 14 Maret 2017

Pdt. Wahyu S Wibowo Ph.D

Masih adakah dihatimu

screenshot-2953
Pembagin sembakokepada RT Setempat

“Pelayanan kasih perekat kebersamaan dalam kemajemuka” ini adalah tema bulan bulan diakonia di bulan Feb 2017 GKP Jemaat Bekasi.
Setelah melakukan beberapa kegiatan dalam pelayanan yaitu donor darah bekerja sama dengan PMI Cibitung, minggu berikutnya memberikan bantuan pendidikan kepada 33 anak sekolah SD SM dan SMA serta satu orang anak didik PAUD “lentera kasih” yang dikelola oleh GKP. tak lupa juga untuk memberikan tanda kasih kepada 12 keluarga di jemaat GKP.

screenshot-2955
Kegiatan door darah

Sebagai pelayanan keluar maka diadakan pembagian sembako kepada RT setempat dimana gereja berdomisili 10 paket terdiri dari beras, miyak goreng, gula dan indomie.
Warga yang menerima sangat sukacita, walau pada awalnya kami begitu kwatir karena keadaan yang tidak kondusip.
Terima kasih kepada Pak Pdt Yoga yang telah mendampingi walaupun dibawah hujan dan harus bergantian karena aa pembinaan calon Majelis pada waktu bersamaan.
Begitu juga komisi begitu sukacita dalam pelayanan dalam pembagian sembako walaupun huja.

Puncak acara dalam kebaktian syukur adalah bagian dari komisi diakonia ambil dalam kebaktian yaitu di liturgi serta kolekte dalam 3 kali kebaktian (pagi, siang dan sore).
Serta mengisi pujian dala 3 kali kebaktian.
Kotbah yang diabli dari surat Paulus ke 1 Korintus 12:1-11
Dimana karunia telah diterima setiap orang dengan berbeda-beda untuk pelayanan kepada Tuhan dan sesama. Dan karunia itu harus dimanfaatkan dalam pelayanan kita kepada sesama terutama kepada Tuhan, misalnya karunia dalam memberikan nasehat, menyanyi dan lain sebagainya.

Walaupun disiram dengan derasnya hujan tidak mengurangi semangat dalam melayani bahkan sampai menunggu di gereja tidak pulang ke rumah karena dari kebaktian siang ke sore ada tenggang waktu 6 jam, tapi disamping hujan yang tidak bersahabat sehingga harus menunggu di gereja.
Terima kasih kepada ibu-ibu komisi diakonia yang telah tulus dalam pelayanan.
Selain dari acara tersebut juga ada kunjungan safari yang dilakukan selama bulan diakonia (Februari) ini.
Sangat disayangan, dalam bakti sosial pemeriksaan kesehatan tidak bisa berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya karena RS Bayukarta yang ada di karawang dibawah GKP sedang melakukan kegiatan yang sama didaerah timur. Diharapkan untuk tahun berikutnya bisa berjalan.

Dalam rangka peduli dengan kesehatan maka, di dalam bulan ini juga akan diresmikan ruang kesehatan yang bekerja sama dengan dokter-dokter jemaat yang ada di GKP Bekasi.
Sehingga setiap minggu dalam kebaktian pertama dan kedua bisa melakukan check kesehatan jika diperlukan kepada jemaat.
Ini adalah salah satu program Diakonia dalam pelayanan kepada jemaat.

screenshot-2954
Komisi mengisi Pujian

Inilah lirik pujian yang dipujikan dalam kebaktian.

ADAKAH TEMPAT DIHATIMU

Adakah waktu di hidupmu
Untuk melayani Tuhan
Menolong sesama yang menderita
Tak kenal jeri lelah

Adakah tempat dihatimu
Untuk mereka yang terluka
Yang mengharapkan uluran tanganmu
Sudahkan kau menerima

Reff. Oooo…sekaranglah saatnya
Kau merenungkan, apa arti hidup ini
Kemana kau pergi-pergi

Mengapa untuk hal dunia
Dirimu rela terikat
Tapi tak satupun tempat tersedia
Untuk sang, juruslamat

Persembahkan sluruh hidup ini
Sebagai korban yang hidup
Persembahkan bagai korban yang kudus
Berkenan, bagi Allah

Janganlah serupa dunia
Dan berubahlah budimu
Sehingga kamu dapat membedakan
Mana kehendak Allah
Reff.

Sekali lagi saya selaku ketua komis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada komisi diakonia yang telah memberikan waktu, materi dalam pelayanan, biarlah kiranya pelayanan kita berkenan di hati Tuhan dan jadi berkat buat kita yang melayani.

img_20170219_183855_hdr-medium
Photo bersama selesai kebaktian dengan ibu Pdt setelah kebaktian pagi
img_20170219_103159_hdr-medium
Photo bersama dengan pdt Saints Pieter setelah kebaktian siang
img_20170219_183941_hdr
Photo bersama dengan pendeta stelah kebaktian sore
img_20170218_103247_hdr
Pemberian sembako kepada RT setempat dalam pelayanan keluar
img_20170218_121916_hdr-medium
Pemberian sembako kepada RT Setempat
img_20170205_073155_hdr-medium
Donor datah yang ke 29
img_20170205_090353_hdr-medium
Kegiatan donor darah

img_20170218_121235_hdr-medium

Keluarga berbahagia, Jika Tuhan didalamnya

Saya sangat berbahagia, karena Tuhan mengaranuiakan keluarga yang indah.

Bagaimana tidak berbahagia, semua pinter bahkan sudah bisa buat usaha (“engga mau ngomong kecil”).

Pada waktu musim slaem di sekolah anak-anak , mereka buka you tube, terus menonton untuk cara membuat dan apa saja bahannya. Kemudian mereka memperagakan dengan modal 20rb rupiah, dengan mengatur dan meracik warna-warni yang membuat jadi indah.
tadinya saya hampir marah, karena takut melihat you tube hal-hal yang belum waktunya… apalagi zaman moderanisasi ini semua bisa di lihat dari segala penjuru.
ngga disangka…. banyak temannya yang minat dan membeli, sehingga bisa mendapat uang tambahan..

Setelah surut minat untuk produt ini, maka berhentilah dulu (vacum) untuk aktifitas ini.
Kemudian dari tadinya konsumsi sendiri, maka mulai lagi usaha, yaitu keripik singkong dengan berbagai rasa seperti pedas, asin, jagung…
Walah ada-ada saja hal yang dipikirkan oleh mereka.
Mamanya yang tadinya tidak mengerti, mau ngga mau harus belajar… padahal tadinya sekretaris eh.. turun ke dapur juga.

Dengan semangatnya mereka menjajakan usaha ini, bahka saat ada kumpulan saudara juga dirumah ditawarkan kepada mereka.
Karena mungkin menghargai usahanya yah.. mereka beli lah…

Ini lah yang saya bilang bahagia, karena mereka sudah mengerti betapa susahnya untuk mencari uang. dan mereka bisa menciptakan pekerjaan, walau masih kecil…

Sementara saudara-saudara kita umumnya hanya bisa untuk bekerja tanpa menciptakan lapangan kerja. Semoga ada manfaatnya dan Indonesia bisa lebih maju terutama dalam era globalisasi ini sehingga bisa bersaing dengan tenaga luar.

Terima kasih Tuhan atas berkatmu ini.

f4fd1-pasir48892-last2bmemory

Apakah aku terpanggil

Kalau dilihat dari judulnya adalah sepertinya dipanggil ketempat lain? hah hah.

Maksudanya adalah melayani di ladang Tuhan, karena tuaian banyak tapi pekerja sedikit.
Periode ini adalah pemilihan unutk Majleis karena sudah 4 tahun (masa kemajelisan di GKP), dan ini ketiga kalinya saya masuk dalam balon Majelis di GKP sejak tahun 2006 dan tahap kedua tidak terpilih karena hal lain.

System pemilihan di GKP Bekasi adalah 2 tahap pemilihan, pertama dari wilayah dengan quota yang sudah ditentukan, kemudian setelah terpilih tahap 1 dengan quota yang ditentukan, maka kemudian masuk tahap ke 2 yaitu dipih seluruh wilayah (wilayah 1~12)
Pada saat pastoral, Pendeta meyampaikan kalau terpilih harus mendedikasikan dirinya 100% unutk pelayanan, sementara sermon dilakukan setiap kamis malam, dan aku main bulu setiap kamis malam (koq pede amat yah, emangnya kepilih), jadinya sepertinya harus ada yang dikorbankan….

Dan harus komit sebelum masuk tahap ke 2 dan harus disetujui oleh pasangan (yang tidak punya pasangan jangan maksa yah) yang dituangkan dalam surat kredensi.

surat-suara
Surat Suara
pemeriksaan
Pemeriksaan surat suara

perhitungan

calon-mj-gkp-2017

Sebenarnya saya sudah terbuai di komisi dikonia sebagai ketua, karena di komisi ini saya jadi mengerti akan hidup.
Ketika saya besuk saya melihat orang kalau sudah jatuh sakit, maka apa yang sebelumnya dibanggakan terutama kegagahan sirna sudah tanpa daya.
Apalagi sampai terkapar tidak bisa berbuat apa-apa, pasti akan tergantung dengan orang lain. kalau kita sudah tergantung sama orang lain, terus apalagi yang kita banggakan?
Walaupun pada waktu saya operasi usus buntu, kepingin di rumah sakit lama-lama, tapi dokter tidak mengizinkan…harus segera pulang, sudah cukup katanya istirahatnya…
Setelah beberapa bulan saya mulai melatih untuk gerak badan dengan olah raga yang biasa saya lakukan yaitu bulu tangkis, sampai saat ini masih terasa nyeri pas di pinggang, sepertinya belum sembuh total padahal  sudah lewat 3 bulan (awas copot jahitannya)

Begitu juga ketika saya melawat tersentuh hatiku, karena kegagahan, ketampanan, kekayaan, semua tidak berguna, hanya peti mati dan tanah ukutan 1x2m persegi yang diperlukan. Itupun kalau kita masih meninggalkan kebaikan, masih banyak yang mengenang kita, kalau sudah tidak ada kebaikan, maka hanya cercaan yang kita dapat.

Dengan melihat kondisi ini maka, saya berniat untuk akan selalu melakukan yang terbaik…. Semoga Tuhan memberikan kekuatan supaya saya bisa berjalan sesuai kehendakNya. Amin.

Semgoa saya kelau terpilih bisa mendedikasikan diri saya 100% dalam pelayanan.

Terima kasih atas waktunya telah membaca blog ku ini.

Syalom… Tuhan memberkati.

Bersukacitalah senantiasa

Bersukacitalah senantiasa, tetaplah berdoa dan mengucap syukurlah dalam segala hal adalah surat Paulus ke Tesalonika di 1 tes 5:16~18. Ayat ini adalah kotbah Pdt Yoga pada saat mengenang meninggalnya bapak T Pasaribu setelah 1 tahun.
Kita manusia sudah terbiasa dengan menerima tanpa pernah mengucap syukur dan terima kasih. Padahal kalau dipikir-pikir tanpa berkat dari Tuhan, kita tidak akan bisa menikmati udara bebas yang kita hirup. Demikian juga kalau kita tidak bersukacita, tentu hal apa pun yang kita kerjakan tidak akan pernah berhasil dengna baik.
Seandainya kita melakukan pekerjaan memasak atau hal lain dengan hati cemberut, tentu akan menghasilkan yang tidak baik. Begitu juga, kadang kita hanya berdoa tanpa ada usaha selain berdoa,  berharap apa yang kita minta Tuhan akan memberikan. Padahal Tuhan telah menyatakan bahwa kita akan diberi jika kita meminta dan melakukan kehendak Bapa.

Sehingga kita hanya melakukan keinginan kita tanpa memberikan apa kewajiban kita, kita  merasa exclusive karena sudah ditebus sehingga apapun yang kita inginkan akan dikabulkan.

Padahal Tuhan tidak pernah berjanji untuk memberikan kesenangan dan kebebasan kita, malah kita harus memukul kuk beban kita, dengan adanya beban kita mengetahui berat, karena menagis kita mengerti tertawa, karena sedih kita mengerti senang.

Begitu Juga kita harus menjalankan sesuai dengan process, sehingga dihasilkan buah yang baik, semoga dengan renungan singkat ini mengingatkan akan tugas kita selain hanya untuk meminta dan berdoa tanpa ada usaha.

Amin.