SEJARAH KEHIDUPAN OMPU TUAN MANORSA

26/03/2019,  6:47 pm “Didapat dari inaguda saya di Perum AL Pasar Minggu”

RIP Tulang Samen Purba (7)

20160728_215454

Photo dari “http://purbalaban.blogspot.com/”

Saribu Dolok adalah satu desa di Simamora Nabolak tempat kelahiran Tuan Manorsa. Simargalung adalah satu desa yang terletak di lobu Sunuk – Huta Tinggi (Kabupaten Tapanuli Utara), dimana Tuan Manorsa meminang seorang gadis, putri Raja Ompu Lamak Nabolon marga Pasaribu-Habeahan menjadi istrinya (parsonduk bolon).
Dari pernikahan Tuan Manorsa dengan boru Pasaribu Habaeahan di karuniai 3 (tiga) anak laki – laki yaitu : SORTAMALELA, TARAIM dan SOIMBANGON

Tuan Manorsa ada menerima Pusaka/ilmu perdukunan dari orangtuanya, yaitu RAJA PURBA PARHORBO (anak kedua dari Toga Purba), berupa TORSA – TORSA perdukunan. Itulah sebabnya ia disebut TUAN MANORSA.
Sebagai seorang dukun, Tuan Manorsa juga suka berkelana kemana-mana dan bermain judi, dimana hal-hal yang demikian adalah pekerjaan dan kebiasaan dari anak-anak Raja pada zamanya.

Pada suatu hari sepulang dari perjalanan, Tuan Manorsa menyuruh ompung boru Pasaribu menagih hutang dari paribannya (adik) yang bernama SORIMUNGGU MANALU (suami dari adik istrinya sendiri), dimana hutang tersebut adalah hasil kemenanganya pada waktu bermain judi dengan Sorimunggu Manalu.
Pesan Tuan Manorsa kepada ompung boru Pasaribu, jika hutangnya sudah dibayar jangan lupa sekalian meminjam Ninggala (alat untuk bertani) untuk dipakai oleh pekerja sawah kita nanti.
Pada saat ompung boru Pasaribu tiba di Lobu Sunuk Toho, ditemuinya paribanya sedang menyisir rambut dan mencari kutu Sori Munggu Manalu,dimana pada zaman itu kaum laki-laki pun berambut panjang.
Setelah ompung boru sampai di rumah adiknya ia memberitahu maksud dan tujuannya adalah untuk menagih hutang Sori Munggu Manalu dan mau meminjam Ninggala.
Atas keramah tamahan adiknya menyambut kedatangan kakaknya, adiknya menjawab soal hutang nanti akan saya bayar, tetapi kita harus makan terlebih dahulu.
Sambil menunggu nasi dimasak, adiknya mengajak kakaknya untuk bersama-sama mencari kutu Sori Munggu Manalu sambil ngobrol-ngobrol (berbincang-bincang).

Karena sudah lama menunggu pulangnya ompung boru, maka Tuan Manorsa menyuruh asistennya menyusul menanyakan apa sebabnya ompung boru lama sekali belum pulang.
Sesudah asistennya tiba di rumah Sori Munggu Manalu, dia melihat ompung boru sedang mengobrol dengan adiknya sambil mencari kutu Sori Munggu. Mendengar laporan yang diberitahu,apa yang di lihat oleh asistennya membuat dia menjadi marah dan beringas, maka Tuan Manorsa pun segera menyusul dengan menunggangi kuda Sihapas Pili untuk membuktikan apa yang dilihat oleh asistennya itu benar atau tidak.
Setelah tiba di depan pintu gerbang tempat Sori Munggu, dari kejauhan Tuan Manorsa melihat dan menyaksikan apa yang dilaporkan oleh asistennya itu benar, maka dengan cepat dia beranjak pulang.
Dari kejauhan sebenarnya ompung boru Pasaribu juga sempat melihat wajah Tuan Manorsa di depan pintu gerbang, melihat kejadian itu ompung boru Pasaribu pun merasa heran dan ketakutan. Maka ompung boru merasa bahwa Tuan Manorsa sudah dalam keadaan marah sehingga dia langsung berpamitan pulang kepada adiknya.

Sesudah ompung boru Pasaribu tiba di rumah, Tuan Manorsa pun bertanya, kenapa begitu lama?
Ompung boru Pasaribu dengan jujur menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Tuan Manorsa, dimana paribanya mengajak supaya terlebih dahulu kita makan bersama, tetapi sebelum nasinya masak, sambil ngobrol-ngobrol adik mengajak untuk bersama-sama menyisir rambut dan mencari kutu Ompu Sori Munggu Manalu.
Rupanya Tuan Manorsa telah mengasah pisau sebelumnya dengan sangat tajam, mendengar cerita itu dalam keadaan marah dan beringas Tuan Manorsa langsung menangkap payudara sebelah kiri ompung boru dan memotongnya. Itulah sebabnya Tuan Manorsa disebut orang SITAMPUL ABUNA (sitampul par-hutana).

Seketika itu ompung boru Pasaribu pun menjerit dengan sekuat-kuatnya sehingga para tetangga berdatangan untuk melihat apa yang terjadi.
Kemudian sampailah berita itu kepada martua Tuan Manorsa, yaitu Raja Ompu Lamak Nabolon Pasaribu-Hebeahan. Setelah melihat keadaan ompung boru Pasaribu, maka Tuan Manorsa pun terhentak sadar akan perbuatanya yang sangat keji itu dan dia pun ketakutan mendengar kemarahan mertuanya. Maka dengan cepat Tuan Manorsa pergi meninggalkan ompung boru Pasaribu dengan 3 orang anak yang masih kecil-kecil yaitu Sorta Malela, Taraim, dan Soimbagon dalam keadaan menangis.
Hal itulah yang menyebabkan ompung boru Pasaribu meninggal dunia dan beliau di kebumikan di kampung (Huta) Simargalung, dan Raja Ompu Lamak Nabolon Pasaribu-Habeahan masih terus marah dan mencari Tuan Manorsa kemana pergi melarikan diri.
Rupanya Tuan Manorsa pergi melarikan diri ke kampung Sitonggi-tonggi Pollung Dolok Sanggul.
Disana dia meminang seorang wanita menjadi istrinya yaitu ompung boru br. Tamba, dan akhinya mereka tinggal/bermukin disana.
Pada waktu Tuan Manorsa bermukim di kampung Sitonggi-tonggi Pollung Dolok Sanggul, dalam hatinya dia berniat untuk dapat tinggal selamanya bersama-sama Raja Marbun (yang empunya kampung itu), maka dia pun berusaha bagaimana caranya supaya Raja Marbun mau menerimanya.
Maka Tuan Manorsa pun mejalankan Torsa-Torsanya untuk memikat hati Raja Marbun. Dimana Raja Marbun pun merasa tertolong oleh tenaga Tuan Manorsa untuk mengikat kerbau sebelum di potong.
Dan Tuan Manorsa pun sangat sering mentraktir (manggalang) marga Marbun di kedai (lapo tuak) agar dia disukai penduduk disana. Hingga pada suatu waktu Tuan Manorsa pernah menancapkan sebatang kayu pohon karet (gorat) di halaman rumahnya sebagai tanda mengikat kerbau yang akan dipotong, dan lama kelamaan kayu (pohon karet) itu pun menjadi tumbuh dan di sebutlah “Gorat ni Purba”.
Walaupun demikian, ternyata Raja Marbun tidak menginginkan Tuan Manorsa untuk tinggal menetap di kampung mereka apa lagi untuk menjadi Raja (penguasa), maka dengan diam-diam Raja Marbun pun memberitahukan keberadaan Tuan Manorsa kepada Raja Ompu Lamak Nabolon Pasaribu bahwa Tuan Manorsa berada di kampung mereka yaitu di Pollung.
Setelah Raja Ompu Lamak Nabolon Pasaribu mengetahui kabar keberadaan Tuan Manorsa dari Raja Marbun, maka Raja Ompu Lamak Nabolon Pasaribu pun langsung mengejar Tuan Manorsa ke Pollung maka Tuan Manorsa pun ketakutan dengan ompung boru br. Tamba
Dari ompung boru Tamba selama bermukim di Pollung di karuniai 1 orang anak laki-laki yang diberi nama Raja Binuang.
Nama Raja Binuang adalah nama yang sesuai dengan keberadaan Tuan Manorsa yang merasa di buang oleh Raja Marbun karena tidak mau menerima Tuan Manorsa tinggal selamanya di Pollung, maka Tuan Manorsa pun segera hijrah ke kampung mertuanya di daerah Tamba untuk menyelamatkan diri.
Sebelum hijrah ke kampung Tamba, Tuan Manorsa meninggalkan dan menyembunyikan seperangkat gong (ogung) di salah satu kebunnya (?)

Dikampung mertuanya kampung Tamba, Tuan Manoras merasa aman karena tidak mungkin lagi Raja Ompu Lamak Nabolon Pasaribu-Habeahan berani datang ke sana.
Di kampung Tamba lahirlah anak ke II dari ompung boru br. Tamba yang di beri nama Raja Hinonghop. Nama itu pun disesuikan dengan keadaan, dimana mertua Tuan Manorsa yakni Raja Tamba sudah melindungi (manghophop) dan mengomgom Tuan Manorsa serta cucunya.
Tuan Manorsa pun merasa aman atas perlindungan mertuanya Raja Tamba dan kedua anaknya Raja Binuang dan Raja hinonghop.

PEJALANAN TUAN MANORSA HINGGA KE HARANGGAOL ( SIMALUNGUN )

Sebagai seorang dukun, kesukaan (hobby) atau kebiasaan Tuan Manorsa adalah berburu dengan “Marultop”. Dia suka berkelana kemana-mana untuk mencari tempat yang lebih baik buat kehidupan keluarganya kelak.
Suatu hari dia berburu (mangultop) seekor burung Perkutut (namanya Anduhur Bonbon), karena burung itu tidak langsung jatuh dan masih bisa terbang kemana-mana, Tuan Manorsa pun terus mengikutinya dan akhirnya dia pun tiba di suatu kampung yang bernama Saribu Dolok, disanalah dia menangkap burung Perkutut yang di ultopnya itu, kemudian dia memotongnya dan dari dalam perut burung itu banyak butiran-butiran padi dan butir padi itu ditanam nya dan ternyata hasilnya tumbuh dengan subur.
Setelah melihat pertumbuhan butir padi tersebut timbul dalam pikiran nya bahwa daerah ini layak untuk pemukiman, Tuan Manorsa pun ingin tinggal menetap di tempat itu, dengan maksud agar jauh dari martuanya dan hidup lebih tenang, maka dia bergegas pulang ke kampung Tamba untuk membawa istri (ompung boru Tamba) beserta kedua anaknya Raja Binuang dan Raja Hinonghop.
Setelah tiba di kampung Tamba, ternyata ompung boru Tamba sedang dalam keadaan sakit keras lalu meninggal dunia.
Karena Tuan Manorsa sudah bertekad akan pindah ke Saribu Dolok yaitu tanah Simalungun maka Tuan Manorsa dengan cara baik-baik berpamitan kepada martuanya untuk membawa kedua anaknya ke Saribu Dolok mengingat tumbuhnya padi yang sudah di tanamnya sangat subur.
Karena Tuan Manorsa telah menjadi seorang duda, maka dia pergi berkelana turun ke arah Harangan Gaol dengan maksud mencari pendampingnya untuk di jadikan ibu untuk kedua anaknya.
Didalam perjalanan di suatu tanjakan ada satu desa yang bernama Huta Suah (Suah = Toruan) yang dikuasai oleh Raja bermarga Simbolon.
Dalam perjalan itu Tuan Manorsa ditimpa hujan lebat, dan dalam keadaan kedinginan dia meminta berteduh di rumah raja marga Simbolon itu.
Karena dinginnya perasaan Tuan Manorsa dia memohon kepada tuan rumah agar dapat duduk dekat api di dapur untuk menghangatkan tubuhnya.
Kemudian istri raja itu mempersilahkan Tuan Manorsa menuju dapur.
Setelah merasa hangat dia mencoba mencari perhatian dengan menunjukan kebolehannya dalam ilmu perdukunan, lalu dia menekan tungku api (Dalihan) yang terbuat dari batu dengan jarinya, sehingga tungku itu pun menjadi pecah dan hancur.
Lalu Tuan Manorsa bertanya kepada istri raja Simbolon itu ; di buat dari bahan apa tungku api ini inang, kenapa begitu mudah pecah?
Istri raja itu pun menjawab ; dibuat dari batu yang keras oleh raja Simbolon di kampung ini amang. Lalu kenapa begitu mudah pecah?, Dan Tuan Manorsa pun menekan batu yang lain sehingga pecah pula. Tuan Manorsa berjanji akan membuatkan tungku yang lebih bagus.
Melihat kejadian itu istri raja itupun sangat tercengang dan merasa ketakutan, sehingga memberitahukan kepada raja Simbolon.
Lalu pada minggu berikutnya Tuan Manorsa datang lagi ke Huta Suah itu, juga di timpah hujan oleh hujan yang amat deras, kemudian Tuan Manorsa minta berteduh lagi di rumah itu dan memohon supaya di nyalakan api. Karena Tuan Manorsa merasa sangat kedinginan, kemudian dia memeluk api yang dinyalakan oleh istri raja Simbolon itu dan menaruh kakinya di atas api yang membara, dan ternyata kaki Tuan Manorsa tidak terbakar dan tidak terjadi apa-apa.
Istri raja Simbolon itupun semakin terheran-heran dan terkagum-kagum sehingga hal itu di beritahukan lagi kepada raja Simbolon. Oleh sebab itulah timbul niat dalam hati istri raja Simbolon ingin menjadikan Tuan Manorsa menjadi menantunya (Hela) .
Lalu Raja Simbolon menganjurkan kepada istrinya supaya putri (boru) nya dibujuk agar mau di peristri oleh Tuan Manorsa, tetapi Putri Raja Simbolon tidak mau menuruti permintaan orang tuanya, karena perbedaan umur mereka yang sangat berbeda (tidak sepadan).
Setelah Putri Raja itu di bujuk oleh istri raja Simbolon, akhirnya Putri Raja itu mau menjadi istri Tuan Manorsa dengan syarat : apa yang diminta oleh Putri Raja Simbolon supaya di turuti oleh orang tuanya.
Jika menjadi istri Tuan Manorsa, maka pernyataan saya “Bahwa suatu saat kelak Tuan Manorsalah yang menjadi Raja di tanah dan air yang ada di Huta Suah ini”
Karena Raja Simbolon sudah menginginkan Tuan Manorsa menjadi menantu (Hela) nya, maka dibuatlah suatu permufakatan perjanjian (parpadanan) bahwa pada suatu kelak tanah dan air yang ada di Huta Suah menjadi milik mereka (keturunan Tuah Manorsa).
Sejak itu jadilah Tuan Manorsa menjadi hela Raja Marga Simbolon dan kedua anaknya Raja Binuang dan Raja Hinonghop yang dibawahnya dari Saribu Dolok ke Huta Suah Simalungun yang disebut sekarang Harangan Gaol.

Selama hidupnya Raja Simbolon masih tetap sebagai Raja di Huta Suah. Dan setelah Raja Simbolon meninggal dunia Tuan Manorsalah yang menjadi Raja, sebagaimana yang sudah di janjikan dan namanya berubah menjadi Huta Suah.
Dalam perjalanan hidupnya, Tuan Manorsa cukup lama menjadi Raja di Huta Suah dan di ikuti oleh keturunannya, dan di kemudian hari nama Huta Suah diganti/ dibuat menjadi Huta Purba Saribu .

Di Purba Saribulah terletak makam Tuan Manorsa, yang sudah 2X di renovasi oleh keturunannya yakni Tahun 1963 dan Tahun 1974. Sedangkan di Simamora Nabolak Tapanuli Utara (tempat kelaharinnya) di bangunlah satu tugu peringatan yang disebut “Tugu Tuan Manorsa”.
Demikianlah Sejarah Kehidupan Ompu Tuan Manorsa dari tempat kelahiran Simamora Nabolak hingga ke Harang Gaol (Tanah Simalungun).

NB
1. Di Jakarta sudah ada berdiri Paguyuban Marga Purba dari Harang Gaol yang bernama “PURDASAGA” Singkatan dari “PURBA SARIBU BANDAR SARIBU TANGGA BATU”.
2. Karena begitu bagusnya kepemimpinan Tuan Manorsa di Harangan Gaol, oleh marga Simbolon Raja Binuang di ganti menjadi Raja Ginonggom, karena Raja Simbolon mangomgom dan manghophop kedua cucunya dan Raja Ginonggom menjadi SUNGGU RAJA. Sedangkan Raja Hinonghop namanya tetap
3. Raja Hinonghop adalah Ompung dari PURBA TONDANG dan PURBA TAMBUN SARIBU (yang bungsu)
4. Sejarah kehidupan Ompu Tuan Manorsa ini di terjemahkan dari buku Tarombo Pompara ni Tuan Manorsa yang dikumpulkan dan di susun oleh Guru A. Purba (Almarhum) – Ompu Parasian, pensiunan Kepala SMP Negeri Sidikalang Dairi.
5. Penterjemah mohon maaf jika dalam bahasa penyampaian, atau menterjemahkan dari bahasa daerah ke bahasa indonesia sangat kurang sempurna

Penterjemah :

St. T.P. Purba / Op. Duta
Ketua Punguan Pomparan Tuan Manorsa- Boru & Bere Sejabodetabek
Hingga 12Maret 2013
26/03/2019, 9:16 pm – gultom125.com: Mauliate, izin di web
26/03/2019, 9:17 pm – I Ato Purba: Ok 👍👍👍

Advertisements

Pembekalan team bid-2 2019 di Puncak

Akhirnya setelah sempat diundur dari Nov 2018 mengadakan pembinaan dan pembuatan program dari bidang 2 karena lain hal yang membuat ini terjadi, terlaksana juga Sabtu 19 Jan 2019 di Puncak Villa Pelangi.
Terima kasih kepada team yang telah ikut bagian dalam rencana ini sehingga bisa terlaksana, tentu karena keinginan dari semua team untuk melayani jemaatNya di GKP Bekasi.

img-20190120-wa0311
Semoga semua pelayanan kita yang telah kita lakukan dengan tulus dan iklas berkenan di hadapan Tuhan.
Setelah  terdata semua yang akan ikut serta, maka dipersiapkan hal-hal yang perlu seperti akomodasi dan penginapan. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Siagian dan Ibu Ida yang memberikan tempat acara ini, juga kepada team yang rela membawa mobil dan memberi tumpangan pada peserta lain, tentu tak lupa kepada pak Vikaris Duta yang telah mendrive dan memotivasi memberikan pembekalan apa, dimana, bagaimana sebagai seorang pelayan di hadapan Tuhan yang telah memanggil kita.
Dengan bekal pengalaman sebelumnya, maka kita berangkat bersama dari Gereja GKP Bekasi pukul 7.30 pagi hari Sabtu 19 Jan 2019, sampai di Villa Pelangi milik pak Siagian pukul 11.00 siang setelah berdoa bersama sebelum berangkat.

diak-2019 (2)
Mulai pukul 12.30 setelah makan siang kita mulai rapat koordinasi dalam persiapan bulan diakonia Feb 2019 dan membahas program 2019 bidang 2 (Keesaan dan kesaksian).

diak-2019 (12)

Tidak terasa sampai jam 5 sore juga belum selesai, dan peserta begitu antusias mengikuti dan ikut rembuk, karena tugas bidang 2 yang begitu berat untuk bisa mencapai penerimaan harus sama dengan pengeluaran belanja.
Sementara belanja tidak bisa dikurangi, karena berhubungan dengan kesejahteraan, yang sehrusnya malah harus dinaikkan.
Misalnya dukungan jemaat yang sakit dan kedukaan, tanda kasih, bantuan pandidikan tentu ini alangkah lebih baik seharusnya di naikkan, tetapi dengan keadaan penerimaan (khususnya dari jemaat) sudah sangat terbatas kecuali kalau diikuti dengan kenaikan partisipasi dari jemaat.

Setelah selesai rehat dan makan malam, kembali dilanjut dengan pembinaan yang dipimpin oleh bapak Vikaris Duta Brahmana Egne sampai dengan pukul 9 malam.
Dan kemudian kita melanjut membahas program kerja sampai selesai.

img-20190120-wa0039
Karena kelelahan, hampir semua waktu terpakai dengan kegiatan maka setelah selesai hari itu semua peserta sudah harus bisa beristirahat/tidur,

diak-2019 (8)besoknya harus bangun kembali pukul 6.00 untuk senam, pembinaan dan kebaktian sebelum kembali ke Bekasi pukul 2.00 siang bersaman dengan waktu buka turun jalan puncak.

img-20190120-wa0312
Dengan waktu yang singkat persiapan dari team diakonia khususnya yang perlu diapersiapkan, karena seminggu kemudian sudah bulan February akan melakukan kegiatan.

Sekali lagi terima kasih dan mohon maaf kepada team yang telah berlelah dan mendapatkan waktu yang singkat buat persiapan bulan diakonia.
Adapun rencana untuk pelaksanaan bulan Diakonia ini adalah :
1. Minggu Pertama :
Pemberian bantuan pendidikan dan Dana sosial
2. Minggu kedua :
– Kebaktian syukur,
– mengisi pujian dalam 3x kebaktian,
– pelayanan dalam kebaktian dan
– Hari Sabtu pembagian bingkisan kepada Jemaat dan gereja sekitar.
3. Minggu ketiga :
– Donor Darah bekerja sama dengan PMI Cibitung dibanta oleh team kesehatan.
4. Minggu keempat:
– Aksi sosial pemeriksaan kesehatan gratis dengan team kesehatan.
5. Selama bulan February akan mengadakan :
– Bazar dan
– Kunjungan Safari ke tiap wilayah dengan memberikan bingkisan.

Tentu dengan Tema
“Setiakah diriku pada panggianMu”dan Sub-tema
“Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan” (Roma 12:11). Demikian coretan saya, semoga bermanfaat.

 

Pada pembekalan sesi 1 pak vikaris menyampaikan pembekalan berikut:

Sesuai dengan tema dari bulan diakonia, maka pak Vikaris menyampaikan pembekalan kepada team dengan pertanyaan apa yang membuat kita mau terlibat dalam pelayanan diakonia?
setelah mendapat beberapa tanggapan maka mulai masuk kepada materi yaitu apa itu melayani.
Melayani (Mark 10:44) adalah melakukan sesuatu yang mendatangkan perubahan positif pada orang lain yang dilayani.
Mengikuti prinsip Yesus pada Mark 10:45
– Melayani, bukan dilayani
a. Melayani orang berdosa, bukan orang benar
b. Semua orang yang datang kepadaNya, tidak ditolak
– Melayani sebagai hamba
Sebagai dasar pelayanan dari Yesus adalah:
1. Memperkenalkan kasih Allah
2. Digerakkan oleh belas kasihan (compassion)
Sehingga ada pertumbuhan (Efesus 4:11-16) dengan:
1. diperlengkapi bagi pekerjaa pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus (ay12)
2. Bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus (ay 15)
3. Tubuh Kristus tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya.(ay 16)
Kemudian beliau bertanya apakah melayani pilihan atau..?
disampaikan bahwa melayani adalah:
1. Panggilan: Lukas 4:18-19 – I Pet.2:9
2. Hak istimewa:Yoh. 15:15 & 16.
3. Kemurahan Allah:2 Kor 4 :1
Sebagai dasar utama pelayanan adalah
1. Saya melayani karena sudah dilayani oleh Tuhan Yesus sendiri
2. Saya melayani agar orang lain merasakan kasih Tuhan dan memuliakan namaNya
Motivasi spritual melayani adalah
1. Cinta Tuhan
2. Bersyukur
3. ‘Berhutang’
4. hidup=berbuah
Pelayanan diawali dengan:
1. Mengenali kebutuhan yang ada &
2. Memenuhi kebutuhan
Dengan dasar diatas maka kebutuhan jemaat
1. Diperhatikan (Ibrani 10:24)
2. Merasakan Kehadiran & Lawatan TUHAN (Yakobus 5:13-15)
3. Komunikasi Kasih (Persekutuan) (Ibrani 10:24

Sehingga akan menjawab kebutuhan Jemaat seperti:
1. Pindah/attestasi masuk
2. Kelahiran
3. Krisis keluarga/pekerjaan
4. Kedukaan
5. Pindah rumah/Wilayah
6. Baru menjadi pengikut Kristus
7. Undur, lama tidak datang
8. Sakit: biasa, kronis/menahun
9. Usia lanjut, hidup sendiri
10. Personalia komisi/MJ

Kemudian apa sih kendala untuk melayani yang biasa dihadapi?
1. Saya takut
2. Saya ngga bisa
3. Saya belum pengalaman
4. Saya tidak kenal ……………….
Dan ini akan meghasilkan perberbedaan karunia yang akan berbeda pergumulan dan warna

kendala-kendala hal-hal ditas harus kita singkirkan agar kita bisa melayani seperti sudah dilayani oleh Tuhan Yesus agara orang lain merakan kasih Tuhan dan memulaiakanNya.

 

Pada sesi kedua hari minggu20 jan 2019 sebelum kebaktian disampaikan dengan tem Diakonia yang menghadirkan perjumpan dengen Kristus

Mark 2:1-12 Iman yang berdampak padaMemiliki Hati Yang 1. Berbelas Kasih
2. Mengupayakan Perjumpaan Dengan Yesus Kristus
3. Ada Iman Nyata untuk Berkarya

Apakah komisi Diakonia?
Yaitu
Salah satu tugas gereja adalah penggembalaan dan pemeliharaan persekutuan jemaat.
1 Kor 12:12-26
1 Pet 5:1-4
1 Pet 2: 9-10
1 Tes 5:11

Tujuan Pelawatan adalah Menyatakan kasih dan kepedulian Kristus agar domba-domba terpelihara, terperhatikan, dikuatkan & dihibur.
Dengan memiliki hati kristus maka
1. Tergeraklah hatinya oleh belas kasihan … (compassion)
2. Gembala yang baik mencari yang hilang (Luk 15:1-7)
3. Menjadi sahabat bagi yang tersisih (Yoh 4)
Karakter pelawatan:
Sabar, Inistiaf, Penguasaan diri, bijaksana, tanggung jawab, setia dan peduli.

karakter pelawat
3 Tahap dalam pelawatan
1. PERSIAPAN: a. Tentukanlah Pelawat & yang dilawat
b. Data keluarga
c. Topik pembicaraan
2. PELAKSANAAN

3. PENCATATAN DAN EVALUASI: Data disimpan dan perlu follow up

 

pelawata memiliki

persiapan pelawatan

img-20190119-wa0036img-20190121-wa0007img-20190120-wa0349img-20190120-wa0339img-20190120-wa0326img-20190120-wa0325img-20190120-wa0321img-20190120-wa0100img-20190120-wa0093img-20190120-wa0078img-20190120-wa0076img-20190120-wa0073

img-20190119-wa0084img-20190119-wa0091img-20190119-wa0101img-20190119-wa0103img-20190119-wa0106img-20190119-wa0112img-20190119-wa0115img-20190119-wa0122img-20190120-wa0109img-20190120-wa0112img-20190120-wa0241img-20190120-wa0244

Liburan natal 2018

 

Tidak terasa ternyata sudah mau berakhir tahun 2018. Sepertinya baru saja kemarin memasuki tahun 2018, kemudian libur panjang lebaran, sekarang sudah hari Natal. Karena sesuatu hal, tanpa rencana akhirnya pergi juga ke Cirebon.
Sebelumnya sudah ada rencana untuk menggunakan cuti panjang 3 hari tapi karena keadaan dan kondisi tidak mengizinkan (curcol deh), akhirnya di cicil itupun sampai ke tahun 2019.
Dengan bekal izin dalam pelayanan selama masa hari natal, maka berangkat lah hari sabtu malam, karena siangnya sudah ada appoitment untuk golf.

golf-22dec2018
Seperti biasa memang dalam ranah pembangunan yang gencar-gencarnya saat ini, sehingga terutama jalan toll japek jadi macet dan waktu tempuh lebih lama dari jakarta ke cikampek dibandingkan dari cikampek ke cirebon.
Tentu anak-anak juga tidak mau ketinggalan, kesempatan ini telah membuat rencana yang akan dilakukan, sesampainya di cirebon tentunya.
Besoknya minggu 23 Dec 2018 saya siap-siap untuk ikut dalam kebaktian di GKP “bethel” Cirebon dan sesudahnya hunting batik dipusatnya yaitu Batik Tusmi.
Memang lumayan rame karena sudah banyak di kenal orang, tentunya yang datang kesini, tidak sampai ke cirebon kalau tidak mampir disini… (heh heh begitu katanya)
Besoknya Senin 24 Dec 2018 hunting buat bermain air kebetuan baru buka dan alami tempatnya, namanya jembar water park,  juga menuju tempat ini sangat eunak, karena jalannya yang berlikaliku….dan mulai dari Majalengka arah ke kolam renang ini sudah mulai jalan menyempit, jadi tidak bisa injak gas seenaknya. Ternyata walau baru dibuka wahana ini, rupanya jam 10 an pagi samapi ditujuan sudah ramai pengunjung.

jembar water park
Tentu saya yang baru saja selesai operasi kuping mau ngga mau harus hati-hati dan memakai penutup kepala yang tidak tembus air sehingga kuping terbebas dari air.

Jimbar water park dec2018
tidak terasa karena banyak permainan wahana dan membuat kita betah dan waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang, karena pukul 5 sore harus sampai kembali di cirebon untuk melanjutkan kebaktian malam natal.

Dan besoknya sebelum 25 Dec 2015 sebelum kembali ke bekasi, maka kembai mengikuti kebaktian natal di tahun 2018.

Terima kasih Tuhan atas segalanya berkat yang melimpah bisa selamat mulai dari perjalanan berangkat dan pulang. Tidak ada halangan yang membuat terhambatnya perjalanan secara siginifikan.
Memang harus diakui sedikit melelahkan tapi karena tugas, besoknya Rabu 26 Dec 2018, kembali melakukan rutinitas yaitu masuk kerja seperti biasa.
Tapi ada hikmahnya, karena susana jalan hampir seperti libur panjang, kemungkinan banyak pekerja yang ambil cuti di sela-sela libur, sehingga perjalanan berangkat dan pulang kerja sangat nyaman tanpa ada hambatan macet yang significan.

Demikian coretan saya, semoga ada manfaatnya.

 

perpanjang sim di bekasi

Tidak terasa bahwa sim setelah tidak pernah dilihat ternyata sudah habis masa berlakunya, sesuai dengan tanggal kelahiranku.
Sebelumnya saya memperpanjang di polres bekasi karena saat itu belum ada gerai pelayanan sim di mall.
Setelah diresmikannya pelayanan publik di mall proyek bekasi, maka sim keliling pun sudah tidak ada lagi.
Di mall ini tersedia pelayanan pemerintahan seperti perpanjang sim, pembuatan kk, pembuatan sktc dan juga pelayanan pembayaran pajak kenderaan.

mal pe;ayanan publik
Tapi karena terbatasnya waktu dan jam layanan maka, kita harus siap-siap minimal jam 5 pagi sudah standby di depan pintu mall dan jam 6 akan dibuka untuk mendapatkan antrian nomor. baru jam 8 akan dibuka geraynya.

perpanjag sim (3)
Setia dalam antrian

Itupun dibatasi untuk peranjangan sim sampe 100 nomor antrian.

perpanjag sim (6)

sebelum mulai pelayanan petugas menyampaikan process dan persyaratan yang dilakukan kepada peserta termasuk yang akan diayani adalah paling cepat 14 hari sebelum masa berlaku sim.

Jika belum 14 hari masa berlaku maka di tolak, jadi harus hati-hati, jangan sudah antri eh… di tolak.

perpanjag sim (8)

Kemudian akan dipanggil setiap 10 orang untuk dibagikan formulir, setelah membayar biaya pembuatan SIM-C 75ribu dan SIM-A 80ribu serta biaya pemeriksaan kesehatan 25ribu, kemudian kita taruh/letakkan berkas di kotak registrasi untuk di entry oleh petugas dan kemudian dipanggil photo dan tanda tangan serta sidik jari, tunggu 5 menit kemudian matang deh….

selesai deh…

perpanjag sim (1)

processnya mah, paling juga 30 menit, tapi nunggunya nih, karena kalau kalah cepat iyah bai..bai

formulir sim
Form ready di entry di system sebelum photo

Tapi yang domisili kota bekasi plres juga membuka pelayanan perpanjangan sim termasuk malam hari….. jadi ngga usah ribet…

perpanjag sim (5)

Semoga bermanfaat bukan rekan-rekan bapak, ibu yangmau perpanjang sim…

Oh iyah, bukan hanya daerah bekasi saja yang bisa diperpanjang termasuk diluar daerah bekasi, karena sudah on line… gitu….

Pelayanannya sangat bagus jauh yang namanya calo, dan ada pengarahan sebelumnya.

Sayangnya waktu yang kita harus siapkan jam 5 sudah ada di tembapt hanya unutk pengambilan no antrian yang tidak bisa diwakilkan.

 

HUT GKP ke 40th

Terima kasih Tuhan atas berkatmu GKP Bekasi genap 40 tahun pada hari Kamis 20 Sep 2019 dan Sabtu 22 Sep dirayakan.

Berkat terindah bagi jemaat GKP Bekasi dengan usia memasuk dewasa, sehingga jumlah jemaat dari awal 500an sudah menjadi 2500an jemaat dengan 12 wilayah dan 2 pos kebaktian pelayanan. disamping majelis jemaat yang berjumlah 56 orang dari 9 orang.

Hari Rabu 20 Sep 1978, diresmikannya menjadi Jemaat GKP Bekasi dari pos kebaktian GKP Tanah Tinggi yang diawali dengan pelayanan Vik. Andreas Soeparno menjadi Pdt, dan Majelis Jemaat :
Bp. dr Aristarkus Pauntu, Bp. BPL Tobing, Bp. J. Serang SH, Bp. Adrianus Legi, Bp. H. Manalu SH, Bp. Goenawan, Bp. S Parapat, Ibu. Adeleida Sumpeno dan Bp. Satria Niman.

Dari perjalanan pelayanan GKP Bekasi juga sudah mendewasakan 1 pos kebaktian cimuning menjadi jemaat mandiri.
Ini adalah berkatMu dan kerja sama dan kontribusi dari jemaat Cimuning yang menjadikan jemaat yang mandiri.
Semoga dengan kemandirian Jemaat Cimuning, Pos kebaktian Cigelam dan Tambun bisa juga menjadi jemaat mandiri, harapannya.

Awalnya GKP Bekasi juga adalah pos kobaktian GKP Tanah tinggi sejak tahun 1956 Ibu Willy dari Bandung ke Cawang kemudian ke Bekasi, dan mulai dibentuknya panitia pembangunan tahun 1964.
dengan susunan panitia berikut :
Pelindung : Bupati bekasi
Penasehat : R. Soekotjo, Danres 821 Bekasi, Pdr. Philipus Saiman.
Ketua : Bp. Arsan Niman
Wk.ketua : Bp. Ripan Niman
Penulis : Bp. Waskito
Bendahara : Ny R.Soekotjo
Anggota : Bp. Wardiwjoyo (TU SPM1)

27 Dec 1969 pertama kali kebaktian pada gedung yang dibangun.

9 pendeta yang pernah melayani dan diundang dalam perayaan ini, serta membuat kenangan masa pelayanan melalui refleksi yang dibuat menjadi buku sejarah GKP Bekasi.
Pemerintah setempat dan ormas juga diundang pada perayaan ini.

Sebelum syukuran 40 tahun dengan kebaktian dan potong nasi tumpeng, juga ada wisata rohani yang dilakukan 15 Sep dengan 320 peserta.

wisata rohani

Semoga dengan kedewasaan ini menjadi Jemaat yang lebih baik dan pelayanan yang makin dewasa khususnya kepada Jemaat yang setia dalam iman.

Tidak ada gading yang tidak retak, begitu juga perjalanan dengan usia 40 tahun GKP bekasi pastinya ada kendala-kendala dan hal-hal yang membuat berjalanannya pelayanan tidak semulus yang diharapkan, sehingga dengan usia ini diharapkan lebih dewasadala pelayanan.

IMG-20180923-WA0024

Kiranya Tuhan memberkati GKP Bekasi dan menjadi berkat di bekasi pada umumnya dan jemaat GKP Bekasi khsusunya.

 

Tidak terasa 30 tahun

30tahun (3)

Terima kasih Tuhan, telah memberikan saya kesempatan untuk mengabdi di tempat saya bekerja 30 tahun. Ini karena, berkat Tuhan yang tidak berkesudahan, walupun banyak harar melintang, tapi bisa saya lewati. Tidak pernah terpikirkan, bisa mengabdi di satu perusahaan selama ini, dan tidak lama lagi saya juga akan pensiun karena usia.
Banyak hal yang saya lewati, semenjak menjadi karyawan di Murinda Metal Works (MMW) sebagai administrasi, kemudian setelah di pinang oleh Hitachi menjadi Hitachi Construction Machinery Indonesia atau HCMI sejak tahun 1991.
Kemudian saya beralih menjadi PPC, dimana pekerjaan untuk lebih luas pekerjaannya, walaupun prosesnya sama seperti sebelumnya, tapi sekarang bertarap interntional karena PMA. Suatu kebanggan bisa berkarya ditempat ini, kemudian tahun 1996 menjadi marketing khusus di Engineering project (bukan maksudnya untuk EPC tapi karena spot order dan banyak variance, maka disebut engineering project.
Project ini adalah kelanjutan pekerjaan yang dilakukan oleh Murinda saat itu.
Sejak menjadi menjadi Hitachi menjadi 3 kategory pekerjaan/project yaitu Excavator atau backhoe, Component (component dari excavator yang diexport) dan kemudian Engineering project.

Saya bersyukur, diberi kesempatan untuk menjadi marketing sampai tahun 2013 sejak tahun 1996, walau sebenarnya saya tidak percaya diri menjadi marketing, karena backgroundnya adalah tehnik, yang banyak bekerja katanya, sementara jadi marketing harus banyak bicara untuk menconvince calon customer agar bisa berminat memberikan order/pekerjaan.
Sekarang saya kembali menjadi PPIC (production Plan dan Inventory Control), mungkin ini akan menjadi job saya sampai pensiun.

mejeng

Terima kasih kepada bapak Zilni Alamsyah yang telah memberi bekal sehingga saya bisa belajar dalam pekerjaan, terutama dalam pengontrolan project, saya juga berterim akasih kepada bapak Sucipto(alm), beliau juga banyak memberikan pengarahan dalam pekerjaan. Setelah menjadi Hitachi saya banyak dibimbing oleh Bapak Donald Christian Sie khususnya management dan Hoshiko San sebagai atasan saya saat itu menjadi PPIC.
Setelah menjadi Marketing bapak Johannes Jahya memberikan bekal bagaimana melobi customer dan calon customer dan Yamashima San sebagai Director Marketing banyak memberikan guidance dalam pekerjaan, dan terlebih kepada bapak Gunawan Setiadi yang dari awal, sabar dalam memberikan pembelajaran dan spritual.

Dan terakhir ini adalah bapak Gatot yang selalu sabar dalam memberikan pengarahan dan memanage pekerjaan, sehingga saya bisa melakukan dengan baik dan tentu kepada teman sekerja yang telah memerikan dukungan dalam pekerjaan sehingga bisa berjalan dengan baik.

watanabe

Tak ada yang bisa saya balas selain semua perbuatan baik kepada saya hanya menyampaikan terima kasih kepada semua yang tidak bisa disebutkan satu-persatu  yang telah membantu saya dalam melakukan pekerjaan, semoga hal yang terbaik diberikan oleh Oleh Tuhan kepada bapak/ibu, sdr/i semua.

maleo1

maleo

Saya juga sangat beryukur punya keluarga yang selalu mendukung didalam kegiatan pekerjaan saya dan memberikan motivasi dan semangat pada saat kondisi tidak kondusip/galau.

Sebelumnya Elin sudah tidak mau lagi skating, karena accident happen, sehingga jidat diatas alis luka, yang seharusnya dijahit.

skating

kids_skatingTapi karena sudah niat dan tidak mau dikuasai oleh rasa takut, dia kembali bangkit, tidak mau dibilang adek dan kakaknya cement :). Alhasil di turun lagi dan sudah mulai bisa menguasai medan. Semangat terus….

Semoga anak-anak saya bisa mengikuti jejak yang terbaik dari saya, dan saya mohon maaf dalam hal perlakuan yang tidak baik  yang telah saya lakukan sehingga menggores hati yang menjadi sakit.

Saya berterima kasih, disela-sela kesibukan bisa bekerja di ladang Tuhan.

peneguhan mj2021 (7)

Harapan saya setelah beberapa kali terjadinya kondisi perekonomian Indonesia yang tidak baik sejak tahun 1998, dan sekarang telah membaik, semoga dihari yang akan datang Hitachi lebih baik dan khususnya karyawan lebih sejahtera dalam kehidupan dan diberi kesehatan sehingga bisa mendukung hitachi dalam berkonpetisi dengan pesaing dan lebih exis di mata international.

.
Demikian sedikit coretan saya mengenang kembali masa-masa mulai bekerja.

Trans studio Bandung

IMG_20171007_174926_HDR

Bagi sebagian orang pasti sudah mengetahui apa itu trans studio bandung.

Karena sudah lama wahana permainan ini ada, bedanya indoor atau area tertutup.
Sementara kalau yang lain yang sama adalah area tertuka seperti dunia fantasi yang ada di Ancol.
Kesempatan ini, dalam rangka ulang tahun dari kantor, maka diadakan refresing bagi karyawan dan keluarga, dengan jumlah 3500an orang maka terbayang dengan tempat seluas itu akan menjadi sempit, ditambah ada 2 PT lain sekitar 2000an orang, artinya lebih dari 5000 orang yang ditampung.

IMG_20171007_115704

IMG_20171007_153413

IMG_20171007_153421

IMG_20171007_153431
Kendalanya adalah bahwa mobilisasi ketempat tujuan harus dipertimbangkan matang-matang karena ini di tengah kota bandung. Jadi dengan pengorbanan untuk bangun pagi agar bis sampai pagi di tempat, tapi karena mengajak keluarga mau ngga mau bisa berang pukul 7an, sehingga sampai baru 11.30 di bandung.
Sementara acara pidtoa dipanggung tidak bisa diikuti karena ketinggalan, karena mulainya 9.30 dan bubar 10.30, karena harus bergantian dengan perusahaan lain/
Konsekwensinya lagi dalam arena permainan menjadi sedikit yang bisa dinikmati, karena lamanya waktu antri.

IMG_20171007_141024

IMG_20171007_155050
Minimal keluarga sedikit berbahagia, karena dengan adanya wacana tour ini, mempunyai kesempatan untuk datang ke tempat, ini walau tidak full power.
Setelah sampai langsung ambil makan siang di boot makan siang tempat kantor kerja dan hanya 3 permainan yang bisa dinikmati.
Bis yang disewa oleh kantor sejumlah 51 buah juga ada yang kesiangan bahkan jam 1an baru sampai…..ditempat.

Karena kita menggunakan mobil sendiri maka bebas untuk pulang, sementara yang ikut rombongan sudah dibatasi pukul 4 sore ngumpul. untuk pulang.
pukul 6 sore kita kembali ke bekasi dan mampir dulu di tempat belanja oleh-oleh serta mengisi kampung tengah….

 

Terima kasih kepada Panitia, dan management telah memfasilitasi tour ini, sehingga walau tidak memuaskan semua orang, minimal ada kebahagiaan yang diambil.

Demikian sedikit coret-coratan yang dilakukan 7 Oct 2017.

MAP TSB

IMG_20171007_163812_HDR

IMG_20171007_133821

IMG-20171010-WA0043

IMG-20171010-WA0044

IMG-20171010-WA0045

IMG_20171007_165451.jpg

 

 

PASTA (Panti Asuhan Tanjung Barat)

PASTA (Panti Asuhan Tanjung Barat)

photo bersama.jpg

Yang kesekian kalinya kita dari GKP Bekasi memberikan tanda kasih kepada anak-anak yang ada di PASTA, dalam rangka pelayanan dari program bidang 2 Ketuhanan dan Keesaan.

PASTA ini dibawah wawasan GKP

pasta gkp
Tujuanya adalah ingin lebih melayani bukannya hanya didalam saja tapi bisa lebih luas.

pasta1.jpg
Dalam hal ini sudah dibuatkan dalam program untuk kunjungan baik ke Panti Galuh atau Panti Werda.
Sehingga sesuai dengan tema GKP tahun ini adalah “mempersembahkan hidup bagi Tuhan melalui kary pelayanan” (Roma 12:1, Matius 20.28).
Dimana pelayanan tidak hanya didalam khususnya (kristen) tapi keluar.
Program ini seharusnya sudah berjalan sejak bulan April, tapi kendala dan hal tehnis, sehingga baru hari ini berjalan (22 July 2017).

misi
Dengan bantuan, khususnya team diakonia dalam persiapan untuk menyediakan bingkisan berupa peralatan mandi dan makan bersama ini, bis berjalan cara dengan baik.
Saya sangat bangga dengan semangat team yang rela memberikan waktu, pikiran dan bahkan materi.
Karena besoknya minggu 23 July 2017 juga ada acara dari seksi diakonia dalam rangka memberikan bantuan pendidikan dan tanda kasih kepada keluarga yang tidak berpunya

view1
Anak asuh yang ada di PASTA 30 orang (22 perempuan dan 8 laki-laki) serta di asuh oleh 3 pengasuh (Ibu Silvi, Iu Henny dan Ibu Sri),PengurusIbu Aminah serta diketuai oleh ibu Lina.
Telah mempersiapkan anak-anak dengan seragam dan mengisi pujian 2 kali.

pujian.jpg
Anak Asuh mengisi pujian dalam sukacita

Salut kita melihat keseragaman mereka dan bisa bermain musik untuk mengiringi pujian selain bernyanyi.
Dan setelah kebaktian maka kita melihat tempat mereka tinggal sehari-hari baik tempat belajar, tidur, mandi dan dapur.

asramanputri.jpg
Asrama Putri

Cukup bersih dan terawat mengingat mereka adalah anak-anak yang umumnya dilakukan oleh orang tua atau asistent jika di rumah,tapi merekabisa melakkan sendiri.
Dan terima kasih kepada pengurus PASTA yang telah menerima dengan baik dan melayani saat kunjungan ini.

Terima kasih kepada pak Pdt Yoga yang tlah menyampaikan Firman Tuhan sehingga suasana jadi ceria dengan (1 Kor 12 :4-6) “rupa-rupa karunia satu roh”


Biarlah semua pelayanan ini jadi berkat bagi kita semua dan kemuliaan bagi Tuhan.

mcpengurus

pidato-RG
Pidato dari Ketua Bidang 2 mewakili HubGerMas

Kebetulan anak-anak ku ikut, sehingga salah cara belajar dari kenyataan, sehingga mereka bisa ambil manfaat dengan melakukan sendiri bisa untuk jadi bersih dan terawat.

kids

Setelah kebaktian syukur kita menikmati makan siang ang sederhana tapi bergizi.

makan

makan2

Terima kasih Tuhan telah membuka mata, pikiran dan hati, bahwamasih banyak orang yang lebih membutuhkan ataudibawahdaripadahidup yangkita jalani saat ini
Sehingga kita tidak selayaknya untuk tidak bersyukur, tapi harusnya berterima kasih karenamasih bisa menikmati hidup yang lebih baik.
Terima kasih telah membaca coretan saya ini dalam kunjungan ke Pati Asuhan i Tanjung Barat Jakarta Selatan.

Lebaran 2017 “plesiran”

 

kampungcinaBerhubung tahun ini tidak ada acara mudik, maka acara adalah untukmengunjungi tempat yang belum pernah dikunjungi seperti kampung china yang ada di Kota Wisata di Cibubur

kampungcina1

Kebetulan ini adalah salah satu suku atau suatu bangsa yang ada di Indonesia,dimana dari namanya jelas bisa di tebak, dimana semua ornamen dari chinaada disini. <br> Jalan tidak begitu susah untuk mencapai tujuan, karena kalau kita search di mbah google akan langsung mudah diketahui tempatnya. Berbekalkan petunjuk dari mbah google bisa dicapai dengan mudah.<br> Puji Tuhan, dalam perjalanan tidak masalah dan kita bisa langsung masuk memang sudah khusus di tata tempat ini, sama seperti sukowati yang ada di Bali jadi semua sudah satu tempat, dan memang ada sedikit rintik-rintik hujan,tapi tidak menurunkan semangat.

kampungcina2

kampungcina3 Dan kita mellihat seluruh tempat penjajaan dengan berbagai ornamen china,memang tidak begitu luas, karena sepertinya belum selesai.

kampungcina4 Saya juga tidak mau ketinggalan untuk membeli ornamen dari china yaitu topi yang ada rambutnya.

warso3

Hari berikutnya per ke Warso Farm dibogor  dengan berbekal waktu dan kemauan, maka kami sekeluarga pergi ke bogor karena ada kebun pohon duren dan buah naga, jika memang memungkinkan bisa langsung memetik sendiri dari pohon…sehingga bisa dirasakan langsung memetik durian dan menikmatinya.

warso

Kebetulan dengan libur bersama (lebaran),maka sudah banyak aktifitas yang dilakukan di kampung halaman (mudik). ini adalah tradisi yang yang selalu dilakukan setiap tahun, apalagi kondisi sekarang sudah lebih membaik perekonomian Indonesia dengan dibukanya berbagai lahan pekerjaan, sehingga penggangguran bisa berkurang..

warso1

Sangat disayangkan,ternyata tidak musimnya berbuah,walau dibeberapa tempat sudah banyak yang menjaja durian beberapa tempat khususnya di Jakarta.

warso2Dengan bekal ini, kami ke tempat unutk melihat dan ingin memetik langsung.<br> Karena tidak tercapai angan-angan, mau ngga mau hanya bisa menikmati pemadangan bogor saja.<br> Setelah selesai berjalan berkelilig kami pun makan siang setelah selesai kami pun berjalan2 dan berfoto untuk kenang-kenangan  Tuhan memberkati..

Rapat Jemaat GKP Bekasi

lepas_sambut-20Salah satu program dalam kemajelisan adalah rapat jemaat yng dilakukan sekali dalam setahun, dimana diharapkan semua jemaat hadir dan menyampai hal yang penting dalam peningkatan pelayanan yang dilaksanakan pada SAbtu 5 Feb 2017..

Berikut ada program yang akan disampaikan ke jemaat dan pada saat tersebut akan ada wacana tanya jawab untuk membuat keselarasan pengertian kedua belah pihak.

Dasar dan makna rapat jemaat

Rapat jemaat adalah rapat yang diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh anggota sidi jemaat memikirkan mengambil bagian dalam pelaksanaan panggilan gereja oleh jemaat (TG Bab X Pasal 21 Ayat 2a)

Tema dan program GKP Jemaat Bekasi tahun 2017/218

  1. Tema tahunan jemaat

Setelah tahun lalu kita mengusung tema yang menitik beratkan para pembinaan keluarga sebagai elemen dasar dalam membangun jemaat, maka tahun ini kita akan mendorong seluruh bagian jemaat, yang merupakan anggota keluarga, untuk mengambil peran dalam karya pelayanan bagi Kristus, Kepala Gereja.

Adapun rumusan tema yang diangkat sbb:

mempersembahkan hidup bagi Tuhan melalui karya pelayanan” (bnd Rom 12:1, Mat 20:28)

Tema tsb didasari oleh beberapa pokok teologis yakni:

  1. Melayani (diakonia) merupakan salah satu pokok dari tri tugas panggilan gereja
  2. Segala bantuk pelayanan dikaruniakan oleh Allah di dalam Kristus, dalam beragam bentuk, sebagai wujud ungkapan syukur atas anugerah keselamatan dari Allah.
  3. GKP memandang bahwa melayani adalah hak seluruh anggota jemaat (TG BAB IV Pasal 10 ayat 3)
  4. Gereja bertumbuh bukan karena perbuatan orang lain, melainkan karena partisipasi seluruh anggotanya yang bertekun dan setiap melayani dengan tulus dan sukacita
  5. Seluruh anggota jemaat perlu mendapat ruang untuk mengekpresikan penghayatan imannya dalam bentuk karya pelayanan dengan semangat gotong royong dan saling menlengkapi

 

Sebagai salah satu upaya penghayatan tema oleh anggota jemaat dalam setiap kebaktian maka lagu tema yang akan dinyanyikan selama tahun 2017/2018 sbb:

Judul : Menyenangkan-Mu

Tuhan ku mau menyenangkan-MU

Tuhan bentuklah hati ini

Jadi bejana untuk hormat-Mu

Cemerlang bagai emas murni

Tuhan kuserahkan hatiku

Semua kuberikan pada-Mu

Kuduskan hingga tulus selalu

Agar aku menyenangkan-Mu

Ref. Menyenangkan-Mu, senangkan-Mu

Hanya itu kerinduanku

Menyenangkan-Mu senangkan hati-Mu

Hanya itu kerinduanku.

  1. Arah Program jemaat

Berbagai tantangan kita hadapi dalam membangun dan mempertahankan persekutuan. Dalam satu teori pembangunan jemaat (teori lima factor J Hendrik) membangun jemaat yang vital dan menarik dilakukan dengan memberi ruang bagi setiap anggota gereja untuk mengambil peranan dalam gerak kehidupan berjemaat. Gereja seringkali terpaku hanya pada tugas2 konvensional, yang dikerjakan oleh sebagaian kecil anggota jemaat, Ruang pelayanan pun dibatasi dalam lingkup-kemajelisan, komisi dan panitia yang formal dan terstruktur. Melihat potensi GKP Jemaat Bekasi, tentu masih dapat dikembangkan ruang lingkup dan jenis pelayanan yang dapat menarik minat lebih banyak anggota jemaat untuk terlibat dalam karya pelayanan.

Pelayanan yang kita kembangkan kiranya menjangkau lebih luas lagi, baik internal maupun eksternal. Bagi lingkup internal, kita dapat merancang program untuk anggota jemaat yang selama ini sama sekali belum tersentuh, misalnya bagi anggota jemaat yang berkebutuhan khusus. Bagai jangkauan eskternal, kita dapat terus mengupayakan membangun komunikasi dengan gereja sekitar, memabangun jejaring lintas iman dan menghadirkan program2 pelayanan bagi lingkungan gereja dan masyarakat pada umumnya.

Seiring degan pengembangan dimensi pelayanan, penguatan dimensi persekutuan dan kesaksian juga tentu tetap menjadi perhatian dalam gerak berjemaat. Pembinaan bagi seluruh golongan usia kiranya terus ditingkatkan. Beberapa komisi kategorial perlu pendampingan secara khusus. Komisi non-kategorial yang baru, seperti komisi media-informasi, Komisi harta-milik dll, kiranya juga dapat dibentuk untuk menjawab kebutuhan yang mendesak bagi menguatkan dimensi persekutuan dan penataan gereja.

Dengan tetap berpedoman pada tri wawasan (wawasan ke-GKP-an wawasan oikumene, dan wawasan kebangsaaan) dan tri kemandirian (teologi, daya, dana) kiranya kemajelisan periode yang akan datang dapat melanjutkan penatalayan yang sudah dijalankan oleh kemajelisan sebelumnya, serta melakukan apa yang tertunda dan belum dapat diselesaikan. Relasi yang positif dengan nuansa persahabatan yang selama ini kita tunjukkan antara majelis dan seluruh elemen dalam jemaat kiranya akan tetap terpelihara dan semakin ditingkatkan ke depan. Demikianlah arah program jemaat untuk kita gumuli dan dukung bersama, khususnya di tahun pelayanan 2017/2018 juga dimasa2 yang akan datang.

  1. Program prioritas bidang I-IV.

  • Bidang I peribadan dan pembinaan

    • Bulan kategorial (April ~ Nobember 2017)
    • Katekisasi untuk warga berkubtuhan khusus
    • Pembinaan bagi fungsionaris gereja (komisi2, tim pelayanan, pemusik dll)
    • Wisata rohani jemaat (Sep 2017)
  • Bidang II. Keesaan dan Kesaksian

    • Pembentukan Tim kunjungan
    • Pembentukan tim pelayanan kesehatan
    • Dukungan pendidikan dan sosial bagi warga jemaat
    • Pelayanan kasih ke lembaga pemasyarakatan (bersama klasis), panti galuh dan panti werda(bersama komisi kategorial)
    • Bulan diakonia (Feb 2018)
    • Pengelolaan tanah makam Cigelam
  • Bidang III, Penelitian dan Pengembangan

    • Membangun dan mengembangkan database jemaat
    • Pemilihan komisi2 dan pengurus wilayah 2018-2010
    • Pengkajian pembentukan komsisi2 baru
    • Bidang IV Sarana, Daya dan Dana
    • Renovasi pastory bulak kapal
    • Renovasi toilet gereja
    • Pemeliharaan ruein gereja danpasotori2
    • Pemanggilan Vikaris
    • Pengadaan sarana prasarana
    • Pencatatan harta milik gereja
  1. Sumber dana

Kas jemaat

  • Persembahan kebaktian rutin
  • Persembahan kebaktian khusus
  • Persembahan KRT dan kategorial
  • Persembahan bulanan
  • Persembahan syukur
  • Amplop natal
  • Apmpol PHRG (12 kali, setiap minggu pertama)
  • Donasi

Kas Diakonia

  • Iuran wajib dan uang pokok anggota diakonia
  • Donatur wilayah
  • Amplop bulan Diakonia

Kas Pembangunan

  • Persembahan kotak pembangunan
  • Janji Iman
  • Donasi

Kebersamaan sinode, klasis dan PGIS

  • Amplop HUT GKP
  • Persembahan minggu ke-5 Klasis
  • Persembahan pertukaran PF PGIS